PONTIANAK POST - Pebalap Marco Bezzecchi akhirnya mengakhiri periode sulitnya di Sprint Race MotoGP Prancis 2026 setelah meraih podium perdananya musim ini di Le Mans.
Hasil ini sekaligus menjadi titik balik setelah awal musim yang penuh tekanan dan hasil tidak konsisten.
Bezzecchi, yang sempat memimpin balapan di awal Sprint, mengaku mengalami kesulitan besar dengan bagian depan motornya sepanjang lomba.
Kesalahan di tikungan ketujuh membuatnya kehilangan posisi sebelum akhirnya finis di tiga besar.
“Saya tidak merasa nyaman sejak awal, terutama di bagian depan motor,” ujar Bezzecchi kepada media usai balapan dikutip dari Crash.net.
Pebalap Aprilia Racing itu mengungkapkan bahwa performa buruk di sesi Sprint sebelumnya membuatnya tertekan secara mental sepanjang musim.
“Saya melakukan kesalahan itu karena kondisi motor tidak stabil. Saya bahkan membuat beberapa kesalahan lain setelah itu,” katanya.
Meski demikian, Bezzecchi tetap puas karena mampu menjaga posisi dari tekanan pebalap lain di belakangnya dan mengamankan podium penting.
“Untungnya cukup untuk menjauh dari Pedro. Jadi saya tetap senang, akhirnya hasil bagus di hari Sabtu,” tambahnya.
Podium ini menjadi yang pertama bagi Bezzecchi di Sprint musim 2026, sekaligus meredakan tekanan setelah hasil buruk di beberapa seri sebelumnya.
Ia bahkan mengakui kondisi tersebut sempat memengaruhi pikirannya di luar lintasan.
“Saya sampai seperti mengalami mimpi buruk setiap hari di rumah,” ungkapnya jujur.
Sementara itu, rekan setimnya di Aprilia Racing, Jorge Martin, justru tampil impresif dengan kemenangan Sprint dari posisi kedelapan dan kini hanya terpaut enam poin dari Bezzecchi di klasemen sementara.(*)
Editor : Budi Miank