PONTIANAK POST – Pebalap Honda, Joan Mir, mulai melihat tanda kebangkitan tim pabrikan Jepang itu setelah tampil kompetitif pada Sprint MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans.
Juara dunia MotoGP 2020 tersebut yakin Honda kini hanya selangkah lagi menuju perebutan podium secara murni.
Mir finis di posisi keenam pada sprint race Le Mans. Namun hasil itu dianggap jauh lebih penting karena diraih lewat kecepatan asli motor Honda RC213V, bukan akibat banyak pebalap di depannya terjatuh atau gagal finis.
“Kami harus sangat senang karena bisa finis di posisi ini tanpa ada sesuatu yang terjadi di depan,” kata Mir kepada MotoGP.com usai balapan.
Pebalap asal Spanyol itu tampil konsisten sepanjang 13 lap sprint race dan mampu bersaing dengan rombongan pebalap papan atas.
Mir menilai hasil di Le Mans menjadi sinyal nyata bahwa Honda mulai menemukan arah perkembangan motor mereka.
“Itu benar-benar posisi keenam yang solid. Saya bertarung dengan pebalap-pebalap yang sangat saya nikmati untuk dilawan,” ujar Mir.
Ia juga menyinggung masalah besar yang dialaminya di awal musim 2026.
Menurut Mir, dirinya terlalu sering mengambil risiko besar demi menjaga ritme balapan bersama motor yang masih kalah kompetitif dibanding rival.
“Memang benar sebelumnya kami sering berada di posisi seperti ini, tetapi kami tidak bisa menyelesaikan balapan,” ucapnya.
Kini Mir merasa Honda perlahan mulai mengendalikan masalah utama motor RC213V, meski masih ada kekurangan besar pada sektor traksi.
“Saya masih harus mengambil banyak risiko karena traksi kami sangat buruk. Tapi kami akan bekerja untuk membuat langkah berikutnya dan bertarung demi podium yang nyata, bukan karena pebalap lain absen atau terjatuh,” tegas Mir.
Performa Honda di Le Mans memang menunjukkan peningkatan. Musim lalu, Mir dan Johann Zarco sempat memberikan podium untuk Honda dalam kondisi lintasan kering.
Sementara musim ini, hasil terbaik Honda masih dipegang Luca Marini yang finis kelima pada Sprint MotoGP Amerika di COTA.
Kemenangan terakhir Honda sendiri diraih Johann Zarco di Le Mans musim lalu dalam balapan basah yang emosional bagi publik tuan rumah Prancis.
Menariknya, cuaca hujan kembali diprediksi hadir pada balapan utama MotoGP Prancis 2026 akhir pekan ini.(*)
Editor : Budi Miank