PONTIANAK POST - Yamaha Motor Company resmi mengumumkan susunan pembalap untuk Suzuka 8 Hours 2026, dengan mempertahankan tiga nama yang sama seperti musim lalu.
Jack Miller kembali dipercaya memperkuat tim pabrikan Yamaha Racing Team bersama Katsuyuki Nakasuga dan Andrea Locatelli.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui kanal resmi Yamaha Racing.
Baca Juga: Bagnaia Ngaku Ngegas 200 Persen di MotoGP Prancis: Tak Mau Kalah, Rela Crash Demi Menang
Artinya, Nakasuga akan menjalani penampilan terakhirnya di ajang balap ketahanan legendaris Jepang itu, balapan yang telah ia menangi empat kali.
Trio ini sebelumnya finis kedua pada 2025 setelah dikalahkan tim pabrikan Honda.
Miller menegaskan ambisi tim untuk membalas kegagalan tahun lalu.
“Saya sangat antusias bisa kembali ke Suzuka 8 Hours tahun ini. Target kami sederhana: lebih baik dari tahun lalu, ambil pole, ambil kemenangan, dan mengantar Nakasuga-san finis di puncak pada tahun terakhirnya,” ujarnya.
Suzuka 8 Hours 2026 dijadwalkan berlangsung 5 Juli, maju satu bulan dari biasanya dan tak berbenturan dengan kalender MotoGP maupun WorldSBK.
Perubahan jadwal ini memungkinkan pembalap aktif seperti Miller dan Locatelli tetap tampil tanpa konflik agenda.
Pada edisi sebelumnya, Yamaha menurunkan tim pabrikan penuh untuk pertama kalinya sejak 2019.
Sebelumnya, proyek Yamaha di Suzuka sempat dijalankan oleh tim YART EWC sejak 2022, setelah ajang 2020 dan 2021 dibatalkan akibat pandemi Covid-19.
Dominasi Suzuka 8 Hours dalam beberapa tahun terakhir dipegang Yamaha dan Honda.
Yamaha menyapu kemenangan 2015–2018, sementara Honda menang beruntun sejak 2022. Tahun lalu, tim HRC bahkan menang meski hanya diperkuat dua pembalap akibat cedera dan kendala administratif.
Locatelli menyambut kabar tersebut dengan optimisme.
Baca Juga: Crash Bagnaia Tutupi Potensi Ducati? Alex Marquez Bongkar Sisi Lain MotoGP Prancis yang Bikin Kaget
“Saya sangat bersyukur bisa kembali membalap di Suzuka bersama tim pabrikan. Mengendarai R1 dan satu tim dengan Jack serta Nakasuga-san sangat penting untuk perkembangan saya. Target kami jelas, menang,” katanya.
Ia menambahkan, pengalaman Miller dan dirinya di balap ketahanan menjadi alasan utama dipilih untuk mendampingi Nakasuga.
“Kami akan menghadapi tim-tim kuat, tapi kami tidak kalah dari siapa pun. Kami akan berjuang maksimal untuk semua penggemar Yamaha,” tegasnya.
Yamaha berharap 2026 menjadi momen kebangkitan sekaligus perpisahan manis bagi Nakasuga di Suzuka. (*)
Editor : Budi Miank