PONTIANAK POST - Masa depan Brad Binder di MotoGP 2027 makin berada di ujung tanduk setelah KTM dikabarkan memilih Fabio Di Giannantonio sebagai pengganti untuk musim depan.
Situasi itu makin diperparah dengan performa buruk Binder sepanjang akhir pekan MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans.
Rider asal Afrika Selatan tersebut tampil mengenaskan sejak sesi kualifikasi.
Binder hanya mampu finis kedua dari belakang saat kualifikasi, lalu menempati posisi ke-12 pada sprint race sebelum akhirnya gagal finis usai terjatuh di balapan utama, Minggu 10 Mei 2026.
Sorotan tajam datang dari pengamat MotoGP Neil Morrison yang menyebut Binder terlihat seperti sosok yang sudah kalah selama akhir pekan di Le Mans.
Pernyataan itu disampaikan Morrison dalam podcast Paddock Pass setelah melihat bahasa tubuh Binder yang dinilai sangat terpukul.
“Brad Binder terlihat seperti sosok yang sudah kalah di Le Mans akhir pekan ini,” ujar Morrison dikutip dari Paddock Pass Podcast.
Baca Juga: Bagnaia Ngaku Ngegas 200 Persen di MotoGP Prancis: Tak Mau Kalah, Rela Crash Demi Menang
Menurut Morrison, performa KTM yang kurang kompetitif memang menjadi masalah besar musim ini.
Namun, kondisi Binder dianggap jauh lebih mengkhawatirkan karena gagal menunjukkan perlawanan saat rekan setim lain masih bisa bersaing.
“Kami tahu KTM bukan motor paling kompetitif di grid. Pedro Acosta harus melakukan sesuatu yang spesial untuk bisa bertarung menuju podium,” katanya.
Ia menambahkan, Binder kembali tampil buruk saat kualifikasi, gagal bersinar di sprint race, hingga akhirnya crash ketika hanya berada di posisi ke-14 pada balapan utama.
“Ini fase yang sangat penting karena kontrak untuk MotoGP 2027 sedang diputuskan. Brad sangat membutuhkan hasil bagus, tetapi itu tidak datang pada momen paling krusial,” lanjut Morrison.
Masuknya Fabio Di Giannantonio ke KTM praktis membuat peluang Binder kembali bersama pabrikan Austria itu tertutup.
Situasi tersebut memaksa rider berjuluk BB33 mencari tim baru jika masih ingin bertahan di grid MotoGP musim depan.
Meski demikian, Binder masih memiliki sedikit harapan. KTM dikabarkan tengah menjajaki kerja sama satelit bersama Tech3 yang bisa membuka peluang kursi tambahan untuk Binder.
Selain itu, tim Trackhouse juga disebut tertarik memantau situasi Binder, terutama karena Davide Brivio diperkirakan hengkang ke Honda pada musim depan.(*)
Editor : Budi Miank