Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Jorge Martin Bikin MotoGP Prancis Serasa Main Career Mode, Max Biaggi Sampai Melongo

Budi Miank • Rabu, 13 Mei 2026 | 11:06 WIB
Jorge Martin tampil dominan di MotoGP Prancis 2026 dan mendapat pujian besar dari legenda balap Max Biaggi.(INSTAGRAM/@89jorgemartin)
Jorge Martin tampil dominan di MotoGP Prancis 2026 dan mendapat pujian besar dari legenda balap Max Biaggi.(INSTAGRAM/@89jorgemartin)

PONTIANAK POST - Legenda balap Italia Max Biaggi dibuat terpukau oleh performa Jorge Martin saat menjuarai MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans. 

Biaggi bahkan menyebut pembalap Aprilia itu tampil “terlalu superior” dibanding rival-rivalnya sepanjang balapan berlangsung.

Kemenangan Martin di Le Mans terasa spesial karena menjadi kemenangan Grand Prix pertamanya bersama Aprilia sekaligus membawa pabrikan Italia itu mencetak sejarah baru dengan menyapu tiga podium teratas. 

Baca Juga: Gawat! Moto2 Hotshot Ini Diduga Jadi “Pemakaman Karier” Jack Miller di MotoGP 2026

Martin sebelumnya juga sukses memenangkan Sprint Race sehari sebelumnya.

Meski tidak memulai balapan utama dengan start sempurna, Martin tetap mampu menyalip satu per satu rivalnya hingga akhirnya mengambil alih pimpinan lomba. 

Kecepatan balapnya dianggap berada di level berbeda dibanding pembalap lain di grid MotoGP saat ini.

Max Biaggi yang kini menjadi duta Aprilia mengaku bangga melihat dominasi motor RS-GP di Le Mans. 

Baca Juga: Bastianini Mulai Frustrasi dengan KTM, Masalah Ban Belakang Jadi Sorotan di MotoGP Le Mans

Namun menurutnya, faktor pembeda terbesar tetap berada pada kemampuan Jorge Martin mengendalikan motor dan membaca ritme balapan.

“Dia punya pace yang benar-benar superior dibanding pembalap lain,” ujar Biaggi seperti dikutip dari MotoGP News UK.

“Meski sempat berada di posisi keenam atau ketujuh setelah lap pertama, dia perlahan mengejar para pembalap depan di sirkuit yang sebenarnya sulit untuk menyalip,” lanjut Biaggi.

Martin memang tampil agresif namun tetap tenang sepanjang balapan. 

Setelah melewati Fabio Quartararo, Fabio Di Giannantonio, hingga Pedro Acosta, pembalap Spanyol itu akhirnya menempel rekan setimnya Marco Bezzecchi sebelum mengambil alih posisi terdepan lewat manuver pengereman di Tikungan 3.

Bezzecchi akhirnya finis 0,477 detik di belakang Martin, sementara Ai Ogura melengkapi podium ketiga untuk membuat Aprilia mencatat podium lock-out pertama dalam sejarah MotoGP mereka.

Baca Juga: Peter Bom Kritik Bezzecchi yang Dinilai Kurang Berani Hadapi Martin, Sebut Peluang Emas MotoGP Prancis Terbuang Percuma

Bukan hanya Biaggi yang kagum. Pembalap Trackhouse Aprilia Raul Fernandez juga mengaku takjub melihat cara Martin dan Ai Ogura menyalip lawan-lawannya di Le Mans.

“Kalau melihat Jorge Martin dan Ai Ogura, rasanya seperti mereka mengendarai motor MotoGP sementara kami memakai motor Moto2,” kata Fernandez kepada Motorsport.com.

Fernandez mengaku dirinya kesulitan melakukan pengereman saat terlalu dekat dengan pembalap lain. 

Sebaliknya, Martin justru terlihat sangat nyaman melakukan overtaking di hampir setiap tikungan.

Baca Juga: Ai Ogura Akhiri Kutukan 14 Tahun, Jepang Kembali Naik Podium MotoGP di Le Mans

“Itu terlihat sangat mudah bagi mereka, tapi tidak bagi saya,” tambahnya.

Kemenangan di MotoGP Prancis membuat Jorge Martin kini hanya tertinggal satu poin dari Marco Bezzecchi di klasemen sementara MotoGP 2026. 

Sementara Ai Ogura sukses naik ke posisi lima klasemen usai meraih podium Grand Prix pertamanya bersama Trackhouse Aprilia. (*)

Editor : Budi Miank
#MotoGP Prancis 2026 #Max Biaggi #Aprilia RS-GP #Sirkuti Le Mans #Jorge Martin