PONTIANAK POST - Masa depan Joan Mir di MotoGP 2027 mengarah ke babak baru.
Pebalap juara dunia 2020 itu disebut “definitif” tak lagi masuk rencana Honda Racing Corporation (HRC) setelah upaya Honda mengamankan tim satelit kedua menemui jalan buntu.
Laporan Motorpasion Moto menyebut Honda gagal membujuk Gresini Racing untuk kembali menjalin kerja sama, sementara Tech3 dikabarkan tetap bertahan bersama KTM.
Baca Juga: Alex Marquez Tercepat, Jorge Martin Terpelanting di FP1 MotoGP Catalunya 2026, Ini Hasil Lengkapnya
Tanpa tambahan tim satelit selain LCR Honda, Honda tak punya ruang kontrak baru bagi Mir pada era regulasi 850cc mulai 2027.
Situasi itu membuka dua opsi realistis bagi Mir: bergabung dengan Gresini dan menunggangi Ducati, atau merapat ke Trackhouse Racing.
Opsi ke Ducati menguat jika KTM benar-benar mempertahankan Enea Bastianini di Tech3 sehingga kursi Gresini tersedia.
Honda sendiri dikabarkan tengah menyusun ulang komposisi pembalap.
Baca Juga: Meski Tertinggal 108 Poin, Marc Marquez Masih Bikin Pesaing MotoGP Ketar-Ketir
Fabio Quartararo disebut bakal direkrut setelah kontraknya di Yamaha habis, sementara talenta Moto2 David Alonso digadang-gadang langsung promosi ke tim pabrikan.
Di LCR, Johann Zarco dan Diogo Moreira sudah terikat kontrak.
Mir tak menampik ketidakpastian tersebut.
“Kami sedang mencari tahu apa yang terbaik untuk masa depan saya. Saya tidak bisa menjamin akan tetap di sini (Honda), itu benar,” ujar Mir kepada Motorsport.com di Le Mans.
Pebalap asal Palma itu menegaskan keputusan akan diambil berdasarkan keyakinan pribadi.
“Saya akan mengikuti kata hati saya. Saya ingin keputusan yang benar-benar saya inginkan dan membuat saya bahagia,” katanya.
Sepekan berselang, Mir memberi sinyal positif. “Perkembangannya bagus. Semakin besar kemungkinan saya tetap di MotoGP pada 2027,” ujarnya menjelang GP Catalunya.(*)
Editor : Budi Miank