PONTIANAK POST - Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, akhirnya buka suara setelah tampil mengecewakan pada sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Barcelona, Sabtu (16/5/2026).
Meski sempat mengalami kecelakaan keras saat sesi kualifikasi, rider asal Italia itu menegaskan performa buruknya bukan disebabkan kondisi fisik yang terganggu.
Bezzecchi hanya mampu finis di posisi kesembilan dan merebut satu poin dalam balapan sprint di Sirkuit Catalunya.
Baca Juga: Marco Bezzecchi vs Jorge Martin Cuma Selisih 1 Poin, Cek Jadwal Lengkap MotoGP Catalunya 2026
Hasil tersebut menjadi pencapaian terburuknya sepanjang musim MotoGP 2026 setelah sebelumnya selalu tampil kompetitif pada lima seri awal.
Pembalap berusia 27 tahun itu mengaku masalah utama justru datang dari hilangnya rasa percaya diri saat menunggangi motor Aprilia RS-GP.
Ia merasa kesulitan saat pengereman, memasuki tikungan, hingga akselerasi, sehingga tak mampu menjaga ritme balap sejak pertengahan lomba.
“Saya baik-baik saja secara fisik. Tidak ada masalah,” kata Bezzecchi seperti dikutip dari Motorsport.
Baca Juga: Maverick Vinales Blak-blakan Soal Kontrak MotoGP 2027, Nasib di KTM Ditentukan Bahu Kiri
Ia menjelaskan kecelakaan di Tikungan 2 saat sesi Q2 memang merusak peluangnya sejak awal karena membuatnya harus memulai sprint dari posisi ke-12.
Padahal, sehari sebelumnya ia merasa cukup nyaman dengan performa motor dan ritme balapnya.
“Kemarin sebenarnya cukup positif untuk feeling dan pace. Tapi hari ini saya kesulitan selama sprint race,” ujarnya.
Bezzecchi sempat naik ke posisi ketujuh pada lap-lap awal, tetapi perlahan kehilangan kecepatan hingga tercecer ke urutan ke-10.
Ia baru mampu merebut kembali posisi kesembilan setelah menyalip pembalap Tech3 KTM, Enea Bastianini, di tikungan pertama lap terakhir.
Menurutnya, masalah terbesar datang dari minimnya kepercayaan diri terhadap motor di hampir semua area lintasan.
“Sedikit kehilangan kepercayaan diri secara keseluruhan. Saat pengereman, masuk tikungan, dan akselerasi saya lebih lambat dibanding pembalap lain di sekitar saya,” ungkap pemuncak klasemen sementara itu.
Baca Juga: Honda Coret Joan Mir, Ducati Jadi Pelabuhan Baru Juara Dunia MotoGP 2020?
Bezzecchi juga mengaku terkejut dengan kecelakaan yang dialaminya di sesi kualifikasi.
Ia merasa hanya mengambil sedikit risiko lebih besar saat melakukan time attack kedua, namun hal kecil tersebut cukup membuatnya terjatuh.
“Kami selalu berada di batas maksimal. Sedikit saja lebih berisiko, kadang itu cukup untuk membuat crash,” katanya.
Akhir pekan Aprilia di Catalunya memang berjalan sulit.
Rekan setimnya, Jorge Martin, bahkan tercatat mengalami empat kecelakaan dalam dua hari terakhir dan sempat meminta peningkatan aspek keselamatan lintasan Barcelona.(*)
Editor : Budi Miank