PONTIANAK POST Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan mental bertarung luar biasa pada seri Moto3 Catalunya 2026 di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu (17/5).
Meski memulai balapan dari posisi ke-20, pembalap Honda Team Asia itu mampu menembus persaingan ketat dan finis di posisi kedelapan untuk mengamankan delapan poin penting di klasemen Kejuaraan Dunia Moto3 2026.
Hasil tersebut menjadi kebangkitan penting bagi Veda setelah sehari sebelumnya gagal menembus sesi kualifikasi kedua (Q2) dan harus puas memulai balapan dari barisan belakang.
Bangkit Setelah Gagal Lolos Q2
Pada sesi kualifikasi Sabtu (16/5), Veda sebenarnya sempat membuka peluang lolos ke Q2 setelah tampil kompetitif di Q1.
Pembalap asal Gunungkidul itu bahkan sempat memimpin catatan waktu pada awal sesi sebelum posisinya perlahan tergeser akibat ketatnya persaingan.
Empat tiket Q2 akhirnya direbut Guido Pini, Alvaro Carpe, David Munoz, dan Casey O'Gorman.
Veda harus puas mengakhiri sesi di posisi ketujuh Q1 dan dijadwalkan start dari posisi ke-21. Namun penalti 12 grid untuk Casey O'Gorman membuat pembalap Indonesia itu naik satu posisi saat start menjadi urutan ke-20.
Tampil Agresif sejak Lap Awal
Sejak lap pertama, Veda langsung tampil agresif. Ia perlahan menembus rombongan tengah dan naik dari posisi ke-20 ke urutan ke-13 hanya dalam beberapa putaran awal.
Karakter sirkuit Barcelona yang lebar membuat aksi saling salip terjadi hampir di setiap tikungan. Di tengah duel ketat grup depan, Veda sempat menembus posisi kesembilan pada pertengahan lomba.
Persaingan makin panas saat balapan memasuki lap-lap akhir. Veda sempat turun hingga posisi ke-14 ketika tersisa dua putaran.
Namun pembalap Honda Team Asia itu mampu melakukan recovery impresif pada lap terakhir sebelum akhirnya finis di posisi kedelapan dengan selisih kurang dari satu detik dari pemenang lomba.
Maximo Quiles Menang Dramatis
Balapan Moto3 Catalunya 2026 dimenangkan Maximo Quiles dari tim CFMOTO Gaviota Aspar Team dengan catatan waktu 32 menit 28,964 detik.
Quiles unggul tipis atas Alvaro Carpe dan David Munoz yang melengkapi podium.
Sementara pembalap Malaysia, Hakim Danish, finis di posisi ketujuh, tepat satu tingkat di depan Veda.
Peringkat Lima Klasemen
Hasil finis kedelapan menjadi sinyal positif bagi perkembangan Veda di musim Moto3 2026. Dalam beberapa seri terakhir, pembalap Indonesia itu terus menunjukkan peningkatan performa dan mulai konsisten bersaing di kelompok depan.
Tambahan delapan poin setelah finis di posisi kedelapan membuat pembalap Honda Team Asia itu kini mengoleksi total 58 poin dan menempati peringkat kelima klasemen sementara.
Veda memiliki jumlah poin yang sama dengan Marco Morelli dari CFMOTO Gaviota Aspar Team. Namun pembalap Indonesia tersebut kalah dalam hitungan hasil terbaik sehingga berada satu tingkat di bawah Morelli.
Konsisten Bersaing di Grup Depan
Hasil di Catalunya memperlihatkan konsistensi Veda sepanjang musim Moto3 2026. Pembalap asal Gunungkidul itu kembali mampu bersaing di rombongan depan meski memulai balapan dari posisi ke-20.
Pada balapan Catalunya, Veda tampil agresif sejak lap awal dan sempat menembus posisi sembilan besar sebelum akhirnya finis kedelapan.
Performa tersebut melanjutkan tren positif Veda setelah sebelumnya beberapa kali tampil kompetitif di seri-seri awal musim.
Maximo Quiles Kokoh di Puncak
Puncak klasemen sementara Moto3 2026 masih dikuasai Maximo Quiles dengan 140 poin.
Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu semakin nyaman di posisi teratas setelah meraih kemenangan dramatis di Catalunya.
Quiles unggul jauh atas Adrian Fernandez yang berada di posisi kedua dengan 76 poin.
Sementara posisi ketiga ditempati Alvaro Carpe dengan 73 poin. (ars)
Hasil Moto3 Catalunya 2026
- Maximo Quiles – 32:28.964
- Alvaro Carpe +0.094
- David Munoz +0.098
- Brian Uriarte +0.128
- David Almansa +0.552
- Marco Morelli +0.581
- Hakim Danish +0.623
- Veda Ega Pratama +0.984
Klasemen Sementara Moto3 2026 usai Catalunya
- Maximo Quiles – 140 poin
- Adrian Fernandez – 76 poin
- Alvaro Carpe – 73 poin
- Marco Morelli – 58 poin
- Veda Ega Pratama – 58 poin
- Valentin Perrone – 56 poin
- David Almansa – 52 poin
- Guido Pini – 46 poin
- Brian Uriarte – 42 poin
- David Munoz – 38 poin