PONTIANAK POST - Drama MotoGP Catalunya 2026 belum berakhir setelah garis finis.
Pembalap Honda, Joan Mir, resmi kehilangan podium usai dijatuhi penalti tekanan ban pasca-balapan yang berlangsung penuh kekacauan di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu 17 Mei 2026.
Mir sebelumnya finis di posisi kedua pada balapan yang berlangsung dalam tiga restart akibat dua red flag besar.
Namun hasil tersebut dibatalkan setelah steward MotoGP menemukan pelanggaran tekanan ban minimum pada motornya.
Hukuman penalti 16 detik langsung membuat rider Honda itu terlempar dari posisi podium ke urutan ke-13 klasemen akhir balapan.
Keputusan tersebut sekaligus menghapus peluang Honda meraih podium ketiga mereka bersama Mir di kelas MotoGP.
Menurut laporan The Race, investigasi terhadap Mir diumumkan tak lama setelah balapan selesai.
Baca Juga: Kengerian MotoGP Catalunya! Alex Marquez Terpental Usai Hantam Motor Pedro Acosta di Trek Lurus
Keputusan final baru keluar hampir dua jam kemudian.
Hasil ini cukup mengejutkan karena Mir sepanjang balapan banyak berada di belakang motor KTM milik Pedro Acosta, kondisi yang biasanya membantu menjaga tekanan ban depan tetap berada di atas batas minimum regulasi.
Akibat penalti tersebut, pembalap Gresini Ducati, Fermin Aldeguer, naik ke posisi kedua.
Sementara podium ketiga kini menjadi milik rider Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia.
Balapan Catalunya sendiri dimenangkan oleh Fabio Di Giannantonio setelah lomba berlangsung kacau dan dihentikan dua kali akibat kecelakaan besar.
Tak hanya Mir, tiga pembalap Yamaha juga menerima hukuman serupa karena pelanggaran tekanan ban.
Baca Juga: Jorge Martin Crash 4 Kali di MotoGP Catalunya, Juara Dunia 2024 Bongkar Penyebabnya
Mereka adalah Jack Miller, Alex Rins, dan Toprak Razgatlioglu.
Masing-masing mendapat tambahan waktu 16 detik yang membuat posisi mereka melorot di klasemen akhir balapan.
Miller turun dari posisi ke-11 menjadi ke-15, sementara Rins dan Razgatlioglu masing-masing finis di posisi ke-14 dan ke-16.
Menariknya, nama Bagnaia sempat masuk dalam daftar investigasi tekanan ban bersama para rider lainnya.
Namun hingga laporan ini dibuat, belum ada hukuman yang dijatuhkan kepada juara dunia MotoGP tersebut.
Di paddock MotoGP beredar rumor bahwa Bagnaia kemungkinan lolos dari sanksi karena adanya faktor mitigasi tertentu atau koreksi pembacaan sensor tekanan ban.(*)
Editor : Budi Miank