Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

MotoGP Catalunya Kacau, Rider Desak Layout Start Barcelona Direvisi Usai Crash Johann Zarco

Budi Miank • Senin, 18 Mei 2026 | 08:49 WIB
Johann Zarco mendapat perawatan medis usai kecelakaan horor di MotoGP Catalunya 2026. (INSTAGRAM/@johannzarco)
Johann Zarco mendapat perawatan medis usai kecelakaan horor di MotoGP Catalunya 2026. (INSTAGRAM/@johannzarco)

PONTIANAK POST - Kecelakaan horor yang melibatkan Johann Zarco pada MotoGP Catalunya 2026 memicu gelombang kritik dari para pembalap terhadap aspek keselamatan Sirkuit Barcelona-Catalunya. 

Sejumlah rider kini mendesak perubahan besar pada posisi garis start demi mencegah insiden serupa kembali terjadi.

Insiden tersebut terjadi saat restart balapan di Tikungan 1 setelah balapan sempat dua kali dihentikan akibat kecelakaan besar lainnya. 

Baca Juga: Joan Mir Dicoret dari Podium MotoGP Catalunya Usai Penalti 16 Detik Setelah Investigasi Tekanan Ban

Zarco terlibat tabrakan dengan Francesco Bagnaia dan Luca Marini sebelum tubuhnya terseret dan mengalami cedera pada bagian kaki kiri.

Menurut laporan Crash.net, para pembalap menilai jarak garis start menuju Tikungan 1 terlalu panjang sehingga motor mencapai kecepatan sangat tinggi sebelum pengereman pertama. 

Situasi itu dianggap memperbesar risiko kecelakaan massal, terutama saat semua rider berdesakan di awal balapan.

Pemenang balapan Catalunya, Fabio Di Giannantonio, menjadi salah satu sosok yang paling vokal menyuarakan perubahan tersebut. 

Baca Juga: Balapan Dua Kali Restart, Di Giannantonio Menang Dramatis Usai Crash Horor Hentikan Race MotoGP Catalunya

Rider VR46 Ducati itu menilai posisi start saat ini membuat pembalap sulit menentukan titik pengereman ideal.

“Memulai balapan sejauh itu dari tikungan pertama membuat kami datang dengan kecepatan yang sangat tinggi. Kami tidak benar-benar tahu titik pengereman yang sempurna,” ujar Di Giannantonio.

Ia mengusulkan agar garis start dipindahkan lebih dekat ke Tikungan 1 agar kecepatan motor bisa berkurang ketika memasuki area pengereman pertama.

“Solusi terbaik adalah memulai sedekat mungkin dengan tikungan pertama. Dengan begitu semua rider bisa lebih aman saat masuk ke tikungan,” katanya.

Pendapat serupa disampaikan juara dunia MotoGP 2020, Joan Mir. 

Rider Honda itu mengungkapkan bahwa para pembalap bisa mencapai gigi lima dengan kecepatan hampir 300 km/jam sebelum memasuki Tikungan 1.

Baca Juga: Kengerian MotoGP Catalunya! Alex Marquez Terpental Usai Hantam Motor Pedro Acosta di Trek Lurus

“Kami datang dengan kecepatan sangat tinggi dan ada 20 motor melakukan pengereman bersamaan. Ruang untuk kesalahan sangat kecil,” ucap Mir.

Menurut Mir, memindahkan posisi grid sedikit lebih maju bisa menjadi solusi realistis untuk mengurangi risiko kecelakaan besar di masa depan.

Sementara itu, Zarco memberikan kabar terbaru terkait kondisinya setelah menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit. 

Rider asal Prancis tersebut mengaku lebih terkejut dibanding mengalami cedera serius.

Baca Juga: Kengerian MotoGP Catalunya! Alex Marquez Terpental Usai Hantam Motor Pedro Acosta di Trek Lurus

“Saya lebih takut daripada terluka,” ujar Zarco melalui pernyataan resmi.

Tim LCR Honda mengonfirmasi Zarco mengalami cedera ligamen lutut, meniskus, serta retak kecil pada tulang fibula di area pergelangan kaki kiri. 

Ia juga harus menjalani observasi medis sebelum kembali ke Prancis untuk pemeriksaan lanjutan.

Kecelakaan di Catalunya juga kembali memunculkan sorotan terhadap keselamatan Tikungan 1 Barcelona yang dalam beberapa tahun terakhir kerap menjadi lokasi insiden besar MotoGP. 

Sebelumnya, area tersebut juga pernah memakan korban dalam kecelakaan yang melibatkan Takaaki Nakagami pada 2023 dan Enea Bastianini pada 2024.

Hingga kini pihak MotoGP dan pengelola sirkuit belum memberikan keputusan resmi terkait kemungkinan perubahan tata letak start di Barcelona untuk musim mendatang. (*)

Editor : Budi Miank
#Johann Zarco #MotoGP Catalunya 2026 #barcelona #keselamatan