PONTIANAK POST - Pebalap Yamaha Factory Racing, Fabio Quartararo, mengaku kehilangan motivasi setelah menjalani akhir pekan yang mengecewakan pada MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello, Minggu (1/6/2026).
Juara dunia MotoGP 2021 itu hanya mampu finis di posisi ke-18 setelah kesulitan bersaing sepanjang akhir pekan akibat performa motor Yamaha yang dinilai jauh dari harapan.
Kondisi tersebut terjadi setelah Quartararo sebelumnya menunjukkan tren positif lewat hasil enam besar di Le Mans dan Catalunya.
Baca Juga: Cal Crutchlow Comeback di MotoGP Italia Berakhir Dini, Bahu Robek Bikin Balapan Hanya Setengah Jalan
Namun karakteristik Mugello yang memiliki lintasan lurus tercepat di kalender MotoGP justru memperlihatkan kelemahan utama mesin Yamaha dibanding para rivalnya.
Menurut laporan Motorsport.com, Quartararo bahkan sudah mengeluhkan performa motornya sejak awal akhir pekan.
Ia merasa Yamaha tampil lebih buruk dari perkiraannya dan tidak ingin mengambil risiko besar yang berpotensi menyebabkan cedera.
Pada sesi kualifikasi, pebalap asal Prancis itu hanya mampu menempati posisi ke-18.
Baca Juga: Alex Rins Mulai Gelisah, Rider Yamaha Ini Belum Dilirik Tim Baru MotoGP
Hasil tersebut berlanjut pada Sprint Race dengan finis di urutan ke-14 sebelum kembali terlempar ke posisi ke-18 pada balapan utama.
"Jika Anda bertanya kepada saya sekarang, saya akan mengatakan motivasi itu sudah hilang. Kenyataannya, tidak ada hal positif yang bisa diambil dari balapan hari Minggu ini," ujar Fabio Quartararo, pebalap Yamaha Factory Racing, usai balapan di Mugello.
Quartararo mengatakan sempat mencoba meningkatkan ritme balap pada pertengahan lomba.
Namun karena motor sudah berada di batas kemampuan maksimal, ia memilih mengurangi risiko dan menyelesaikan balapan dengan aman.
"Saya mencoba menekan di tengah balapan, tetapi saya terlalu dekat dengan batas kemampuan motor. Saya memutuskan untuk melambat dan menghindari risiko yang tidak perlu," katanya.
Meski kecewa, Quartararo masih berharap performanya dapat membaik pada seri-seri berikutnya.
Ia menilai karakteristik sirkuit lain kemungkinan lebih cocok dengan paket motor Yamaha saat ini.
"Saya tahu ketika kami tiba di sirkuit lain, mungkin saya akan merasa lebih baik dibandingkan di sini dan bisa kembali ke performa terbaik. Namun saat ini saya sangat kecewa dengan pekerjaan yang telah kami lakukan. Saya senang akhir pekan ini sudah berakhir," ujar Quartararo.
Data balapan menunjukkan Quartararo bukan lagi pebalap Yamaha tercepat sepanjang akhir pekan di Mugello.
Rekan setimnya, Alex Rins, menjadi wakil Yamaha terbaik pada Sprint Race dengan finis posisi ke-12.
Sementara Jack Miller dari tim Pramac Yamaha menempati posisi ke-15 pada balapan utama.(*)
Editor : Budi Miank