Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

KTM Lebih Pilih Maverick Vinales, Brad Binder Justru Terancam Tersingkir dari MotoGP

Budi Miank • Kamis, 4 Juni 2026 | 16:42 WIB
Brad Binder menghadapi ketidakpastian masa depan setelah KTM dikabarkan tidak memperpanjang kontraknya untuk musim 2027. (INSTAGRAM/@bradbinder)
Brad Binder menghadapi ketidakpastian masa depan setelah KTM dikabarkan tidak memperpanjang kontraknya untuk musim 2027. (INSTAGRAM/@bradbinder)

PONTIANAK POST - Masa depan Brad Binder di MotoGP mendadak menjadi tanda tanya besar. 

Setelah tujuh musim menjadi bagian penting proyek KTM di kelas premier, pembalap asal Afrika Selatan itu dikabarkan telah diberi tahu bahwa kontraknya tidak akan diperpanjang untuk musim 2027.

Kabar tersebut bukan hanya mengejutkan paddock MotoGP, tetapi juga memunculkan pertanyaan mengenai arah strategi KTM. 

Baca Juga: Yamaha Dituding Korbankan Musim 2026, Para Pembalap MotoGP Kini Kehilangan Semangat Balapan

Pasalnya, Binder masih dianggap sebagai salah satu pembalap paling berpengalaman dan konsisten dalam keluarga KTM, sementara kandidat yang diproyeksikan menggantikannya masih menyimpan banyak tanda tanya.

Jika rumor tersebut benar, Binder bukan hanya kehilangan kursi tim pabrikan KTM, tetapi juga peluang bergabung dengan tim satelit Tech3. 

Dengan kursi MotoGP yang semakin terbatas, kariernya di kelas utama bahkan terancam berakhir lebih cepat dari perkiraan.

Menurut jurnalis MotoGP, Manuel Pecino, KTM telah menyampaikan keputusan tersebut kepada Binder saat seri MotoGP Catalunya di Montmelo.

Baca Juga: Rumor ke VR46 Makin Panas, Toprak Yakin Nicolo Bulega Bisa Langsung Bersinar di MotoGP

"Di Montmelo mereka telah memberi tahu Brad Binder. Mereka mengucapkan terima kasih atas jasanya dan mengonfirmasi kontraknya tidak akan diperpanjang," ungkap Pecino di kanal YouTube pribadinya.

Keputusan tersebut sebenarnya tidak sepenuhnya mengejutkan. 

Sebelumnya, KTM telah dikaitkan dengan sejumlah nama besar untuk memperkuat skuad musim 2027, termasuk Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio.

Namun yang menjadi sorotan adalah keputusan KTM yang disebut tidak memberikan "jalur aman" bagi Binder untuk tetap berada dalam ekosistem mereka melalui tim satelit Tech3.

Secara statistik, performa Binder memang belum mampu menyamai rekan setim mudanya, Pedro Acosta, yang menjadi pembalap KTM terbaik musim ini.

Meski begitu, Binder masih berada di posisi kedua di antara empat pembalap KTM di klasemen sementara.

Baca Juga: Gresini Resmi Tunjuk Iker Lecuona Gantikan Alex Marquez di MotoGP Hungaria, Ini Alasan Tak Pilih Michael Pirro

Di sisi lain, KTM disebut lebih percaya kepada Maverick Vinales sebagai sosok senior yang akan memimpin proyek Tech3 pada 2027. 

Di atas kertas, keputusan itu memiliki dasar kuat. Vinales sempat tampil menjanjikan setelah bergabung dengan KTM pada 2025 dengan beberapa finis lima besar dan podium di Qatar sebelum terkena penalti tekanan ban.

Namun situasi berubah setelah kecelakaan hebat yang dialaminya di Sachsenring tahun lalu. 

Cedera bahu yang belum sepenuhnya pulih membuat performa pembalap Spanyol itu menurun drastis.

Baca Juga: Nicolo Bulega Buka Suara soal Rumor VR46 MotoGP, Jawab Santai: Warna Apa Pun Tak Masalah

Sejak kembali ke lintasan, Vinales hanya mampu mengoleksi delapan poin dari delapan penampilan. 

Kondisi tersebut membuat banyak pihak mempertanyakan apakah KTM terlalu berani mengambil risiko dengan tetap mengandalkannya.

Sebaliknya, Binder memang tidak tampil spektakuler, tetapi ia dikenal sebagai pembalap yang mampu mengumpulkan poin secara konsisten dan memahami karakter motor RC16 lebih baik dibanding sebagian besar rider lain di paddock.

Dengan sejumlah kursi tim satelit yang tersisa di MotoGP 2027, peluang Binder untuk bertahan memang belum sepenuhnya tertutup. 

Nama tim seperti Trackhouse Racing maupun Pramac Yamaha sempat disebut sebagai kemungkinan tujuan berikutnya. 

Namun hingga kini belum ada indikasi kuat bahwa kedua tim tersebut menjadikan Binder sebagai prioritas utama. (*)

Editor : Budi Miank
#Maverick Vinales #Brad Binder #Tech3 #motogp #ktm