PONTIANAK POST - Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama dipastikan memulai balapan Moto3 Ceko 2026 dari posisi ke-20 setelah menerima penalti turun 12 grid, meski sebelumnya berhasil mengamankan posisi kedelapan pada sesi kualifikasi di Sirkuit Brno, Ceko.
Hukuman tersebut menjadi pukulan bagi pembalap Honda Team Asia yang sedang berupaya mempertahankan posisinya di papan atas klasemen Moto3 musim ini.
Balapan Moto3 Ceko dijadwalkan berlangsung Minggu (21/6) pukul 16.00 WIB dan disiarkan langsung oleh Trans7 serta layanan streaming SPOTV.
Penalti Ubah Hasil Kualifikasi
Veda sebenarnya menunjukkan performa kompetitif sepanjang sesi kualifikasi dengan mencatat waktu 2 menit 5,27 detik.
Baca Juga: Pembalap Binaan AHM Tampil Gemilang, Ramadhipa Jadi Pebalap Indonesia Pertama Juara Moto3 Junior
Catatan itu sempat menempatkannya di posisi kedelapan setelah melewati persaingan ketat di Sirkuit Brno.
Namun, steward menjatuhkan penalti turun 12 posisi karena Veda dinilai memperlambat laju motornya saat sesi kualifikasi sehingga mengganggu pembalap lain yang sedang melaju cepat.
Akibat keputusan tersebut, pembalap asal Indonesia itu harus turun dari P8 ke P20 untuk balapan utama.
Posisi start dari barisan belakang membuat tantangan Veda semakin berat karena harus melewati banyak rival sejak lap pertama.
Baca Juga: Finis Ke-16 di Hungaria, Veda Ega Kehilangan Posisi Lima Besar Moto3
Peluang Poin Masih Terbuka
Meski terkena penalti, peluang Veda untuk meraih poin tetap terbuka mengingat performanya sepanjang musim cukup konsisten.
Saat ini, Veda menempati posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 71 poin.
Jaraknya hanya satu poin dari Brian Uriarte di posisi kelima dan enam poin dari Marco Morelli yang berada satu tingkat di atasnya.
Kondisi tersebut membuat setiap poin di Brno sangat berharga untuk menjaga peluang bersaing di papan atas klasemen.
Bagi Veda, kemampuan menembus kelompok depan sejak awal balapan akan menjadi faktor penting untuk memperkecil dampak penalti yang diterimanya.
Brno Jadi Ujian Mental dan Strategi
Sirkuit Brno dikenal sebagai salah satu lintasan paling teknis dalam kalender Moto3 dengan kombinasi tikungan cepat dan lambat.
Karakter trek tersebut membuka peluang bagi pembalap yang memiliki ritme balap konsisten untuk melakukan banyak overtaking.
Performa Veda saat kualifikasi menunjukkan bahwa kecepatan motornya cukup kompetitif untuk bersaing di kelompok depan.
Meski kehilangan keuntungan start dari barisan ketiga, hasil kualifikasi tetap menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan diri menghadapi balapan utama.
Dukungan publik Indonesia kini tertuju kepada Veda Ega Pratama yang harus menjalani misi berat dari posisi ke-20 demi menjaga asa bersaing di klasemen Moto3 2026. (*)
Editor : Efprizan