Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

MotoGP Resmi Larang Perangkat Holeshot Mulai Assen, Grid Start Dirombak Demi Keselamatan Pembalap

Basilius Andreas Gas • Rabu, 24 Juni 2026 | 06:57 WIB
MotoGP resmi memberlakukan perubahan besar pada regulasi balap. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/hp).
MotoGP resmi memberlakukan perubahan besar pada regulasi balap. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/hp).

PONTIANAK POST- MotoGP resmi memberlakukan perubahan besar pada regulasi balap dengan melarang penggunaan perangkat holeshot mulai Grand Prix Belanda 2026 di Sirkuit Assen, sekaligus merombak tata letak starting grid demi meningkatkan aspek keselamatan para pebalap.

Berdasarkan informasi yang dimuat laman resmi MotoGP, Rabu, keputusan tersebut diambil oleh Komisi Grand Prix (GPC) sebagai bagian dari penyempurnaan aturan teknis yang akan diterapkan lebih cepat dari rencana semula.

Perangkat holeshot atau front ride-height device selama ini dimanfaatkan pebalap saat start untuk menurunkan posisi motor sehingga mampu menghasilkan akselerasi yang lebih optimal pada fase awal balapan.

Sebelumnya, teknologi tersebut telah masuk dalam daftar perangkat yang akan dihapus pada perubahan regulasi besar MotoGP musim depan. Namun, setelah menjadi bahan pembahasan dalam beberapa seri terakhir, GPC memutuskan mempercepat penerapan larangan mulai GP Belanda 2026.

Dengan diberlakukannya aturan baru tersebut, seluruh pebalap tidak lagi diperkenankan menggunakan perangkat holeshot saat melakukan start balapan.

Selain perubahan teknis, GPC juga menetapkan revisi tata letak starting grid yang mulai berlaku pada GP Jerman 2026 di Sachsenring dan diterapkan untuk seluruh kelas balap.

Dalam aturan baru itu, jarak antarpembalap pada grid start diperlebar dari tiga meter menjadi empat meter. Sementara itu, jarak antarbaris yang sebelumnya sembilan meter ditingkatkan menjadi 12 meter.

Meski format tiga pebalap dalam satu baris tetap dipertahankan, ruang yang lebih luas antarbaris diharapkan dapat mengurangi risiko insiden dan meningkatkan keselamatan saat balapan dimulai.

Di sisi lain, GPC turut mengesahkan aturan mengenai jumlah maksimum motor yang dapat diturunkan setiap pabrikan di kejuaraan dunia MotoGP.

Mulai musim 2028, setiap pabrikan tidak diperbolehkan memiliki lebih dari enam motor di grid, dengan ketentuan sedikitnya terdapat lima pabrikan yang berpartisipasi dalam kompetisi.

Ketentuan tersebut berarti setiap pabrikan hanya dapat memasok maksimal dua tim satelit di luar tim pabrikan utama mereka. Meski batas enam motor per pabrikan saat ini telah diterapkan secara praktik pada musim 2026, termasuk oleh Ducati, regulasi baru akan menjadikannya sebagai aturan resmi yang berlaku penuh mulai 2028. (ant)



Editor : Basilius Andreas Gas
#holeshot #GP Belanda #grid start #motogp #Perangkat