PONTIANAK POST – Marco Bezzecchi menghadapi MotoGP Aragon 2026 dalam kondisi yang belum sepenuhnya fit. Pembalap Aprilia tersebut masih menjalani proses pemulihan dari cedera yang dideritanya sebelum jeda musim panas.
Cedera itu muncul setelah Bezzecchi mengalami kecelakaan berat pada sesi kualifikasi MotoGP Jerman di Sachsenring, Juli lalu.
Insiden tersebut menyebabkan tulang selangkanya patah, tetapi masalah pada lutut justru menjadi kendala yang lebih menghambat pemulihannya.
Baca Juga: Menang di Silverstone, Raul Fernandez Tetap Rendah Hati soal Peluang Juara Dunia MotoGP
Mengutip Crash.net, Bezzecchi menyadari dirinya masih harus menghadapi rasa sakit dalam beberapa seri berikutnya. Kondisi tersebut membuat perjuangannya di MotoGP Aragon 2026 menjadi semakin berat bersama Aprilia.
Ia masih merasakan dampak cedera lutut meski kondisinya secara umum terus membaik.
Sempat Alami Kemunduran
Pemulihan Bezzecchi sempat mengalami sedikit kemunduran setelah MotoGP Inggris di Silverstone. Pembalap Italia itu memang mampu finis ketiga dalam Sprint dan balapan utama, tetapi perjuangan tersebut memberikan beban fisik cukup besar.
Bezzecchi kini harus kembali beradaptasi dengan kondisi tubuhnya di MotorLand Aragon. Ia tidak ingin menjadikan cedera sebagai alasan untuk menyerah dalam persaingan kejuaraan dunia.
Baca Juga: Toprak Razgatlioglu Soroti Izan Guevara, Yakin Rookie Pramac Mudah Beradaptasi di MotoGP
Situasinya cukup krusial. Sebelum mengalami cedera, Bezzecchi sempat menjadi pemimpin klasemen MotoGP 2026. Kini, ia berada di belakang rekan setimnya di Aprilia, Jorge Martin, dalam perebutan gelar.
Karena itu, setiap poin di Aragon sangat penting bagi Bezzecchi. Ia harus mencari keseimbangan antara menjaga kondisi fisik dan tetap tampil kompetitif di atas motor Aprilia.(*)
Editor : Budi Miank