Sempat Salah di Tikungan Pertama, Marc Marquez Sapu Bersih Aragon dan Pangkas Jarak Gelar

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:40 WIB
MARC MARQUEZ mengangkat tangan usai memenangi Grand Prix Aragon di MotorLand Aragon, Spanyol, Minggu (30/8). Kemenangan itu memangkas jaraknya menjadi 19 poin dari pemuncak klasemen MotoGP 2026, Jorge Martin. (Foto: www.motogp.com)
MARC MARQUEZ mengangkat tangan usai memenangi Grand Prix Aragon di MotorLand Aragon, Spanyol, Minggu (30/8). Kemenangan itu memangkas jaraknya menjadi 19 poin dari pemuncak klasemen MotoGP 2026, Jorge Martin. (Foto: www.motogp.com)

PONTIANAK POST — Marc Marquez membuktikan kesalahan di awal balapan tidak selalu menentukan akhir perlombaan. Pembalap Ducati Lenovo itu bangkit setelah kehilangan posisi pada fase awal untuk memenangi Grand Prix Aragon di MotorLand Aragon, Spanyol, Minggu (30/8).

Kemenangan tersebut melengkapi akhir pekan sempurna Marc Marquez setelah sehari sebelumnya juga menjadi juara sprint race. Tambahan poin maksimal membuat Marquez memangkas jarak dalam persaingan gelar MotoGP 2026 dan kini hanya tertinggal 19 poin dari pemuncak klasemen Jorge Martin.

Kesalahan Awal Tak Hentikan Marquez

Marquez memulai balapan dari posisi kedua. Ia langsung menyerang Marco Bezzecchi di tikungan pertama dalam upaya merebut pimpinan.

Namun, langkah agresif itu sempat berbalik menjadi masalah. Marquez melakukan kesalahan pada perangkat pengatur ketinggian belakang motornya dan kehilangan posisi.

Bezzecchi kembali memimpin balapan. Sementara Jorge Martin bahkan sempat melewati Marquez pada fase awal perlombaan.

Situasi tersebut tidak bertahan lama.

Marquez kembali melewati Martin pada akhir lap pertama. Setelah itu, ia mulai memburu Bezzecchi yang berada di posisi terdepan.

Duel 300 Km/Jam Jadi Titik Balik

Marquez akhirnya mengambil alih pimpinan balapan pada lap keenam. Momen tersebut terjadi setelah duel sengit dengan Bezzecchi di Tikungan 15.

Keduanya bahkan sempat melaju berdampingan di lintasan lurus belakang dengan kecepatan lebih dari 300 kilometer per jam.

Marquez berhasil mempertahankan posisi saat memasuki tikungan berikutnya. Duel tersebut menjadi titik balik balapan.

Pedro Acosta kemudian memanfaatkan pertarungan dua pembalap itu untuk melewati Bezzecchi dan naik ke posisi kedua.

Namun, Acosta tidak mampu mempertahankan tekanan hingga akhir balapan.

Acosta Menekan, Marquez Menjauh

Pembalap Red Bull KTM itu terus membayangi Marquez pada pertengahan balapan. Tekanan Acosta sempat membuat persaingan di posisi terdepan tetap terbuka.

Marquez kemudian perlahan membuka jarak. Pengalamannya mengelola balapan di MotorLand Aragon kembali menjadi pembeda.

Setelah 23 lap, Marquez menyentuh garis finis pertama dengan catatan waktu 41 menit 10,969 detik.

Ia unggul 1,754 detik atas Acosta yang finis kedua. Bezzecchi melengkapi podium setelah tertinggal 3,629 detik.

Alex Marquez finis keempat, disusul Jorge Martin di posisi kelima.

Sapu Bersih Akhir Pekan Aragon

Kemenangan di balapan utama melengkapi hasil sempurna Marquez di Aragon. Sehari sebelumnya, pembalap berusia 33 tahun itu juga memenangi sprint race.

Marquez pun membawa pulang 37 poin maksimal dari akhir pekan di MotorLand Aragon.

Hasil itu sekaligus memperpanjang dominasinya di sirkuit tersebut. Marquez mencatat kemenangan ketiga secara beruntun di Grand Prix Aragon setelah sebelumnya menjadi juara pada 2024 dan 2025.

Secara keseluruhan, kemenangan terbaru menjadi yang kedelapan bagi Marquez di MotorLand Aragon.

Jarak Gelar Kini Hanya 19 Poin

Dampak terbesar kemenangan ini terlihat di klasemen sementara MotoGP 2026.

Tambahan poin maksimal membawa Marquez naik ke posisi kedua dengan koleksi 237 poin.

Jorge Martin masih memimpin klasemen dengan 256 poin setelah finis kelima. Sementara Marco Bezzecchi berada di posisi ketiga dengan 232 poin.

Artinya, Marquez kini hanya tertinggal 19 poin dari Martin.

Situasi tersebut membuat persaingan gelar dunia kembali terbuka. Satu akhir pekan sempurna di Aragon telah mengubah posisi Marquez dari pemburu menjadi ancaman nyata bagi pemuncak klasemen.

Bagnaia dan Fernandez Gagal Finis

Di tengah pesta kemenangan Marquez, Francesco Bagnaia mengalami akhir pekan yang buruk. Pembalap Ducati itu gagal menyelesaikan balapan setelah terjatuh pada fase awal.

Pemenang Grand Prix Inggris, Raul Fernandez, juga tidak mencapai garis finis.

Sementara posisi 10 besar dilengkapi Fermin Aldeguer, Fabio Di Giannantonio, Enea Bastianini, Diogo Moreira, dan Brad Binder.

Bagi Marquez, kemenangan di Aragon bukan hanya tambahan trofi.

Ia datang ke lintasan dengan sempat melakukan kesalahan di tikungan pertama. Namun, ia meninggalkan MotorLand Aragon dengan poin maksimal, kemenangan kedelapan di sirkuit tersebut, dan jarak gelar yang kini semakin dekat.

Dari satu kesalahan kecil di awal balapan, Marc Marquez justru mengakhiri akhir pekan dengan pesan besar: perburuan gelar MotoGP 2026 belum selesai.

 
 
 
Editor : Aristono Edi Kiswantoro
MotoGP Aragon 2026 klasemen MotoGP Motorland Aragon Marc Marquez Jorge Martin