Pedro Acosta Tampil Impresif di MotoGP Aragon, Enea Bastianini Akui Hal Ini yang Sulit Ditandingi

Budi Miank • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 10:07 WIB
Pedro Acosta mencatat waktu tercepat pada tes MotoGP Catalunya yang diwarnai kecelakaan Jorge Martin. [Foto: Instagram/@37pedroacosta]
Pedro Acosta tampil impresif di MotoGP Aragon 2026 hingga finis kedua dan menjadi pembalap KTM terbaik. (INSTAGRAM/@37_pedroacosta)

PONTIANAK POST – Pedro Acosta kembali menunjukkan performa impresif pada MotoGP Aragon 2026.

Penampilan pembalap KTM tersebut bahkan membuat rekan setimnya, Enea Bastianini, mengakui ada satu aspek yang sulit untuk ia tandingi.

Acosta berhasil finis di posisi kedua setelah tampil agresif sejak awal balapan.

Baca Juga: Sprint MotoGP Aragon 2026: Bezzecchi Pilih Ban Soft, Marc Marquez Justru Keluar sebagai Pemenang

Ia sempat menyalip Marco Bezzecchi dan menunjukkan kecepatan yang membuatnya mampu bertahan di barisan depan hingga bendera finis dikibarkan.

Performa tersebut semakin menegaskan kemampuan Acosta dalam menghadapi persaingan di MotoGP.

Bastianini pun mengakui keunggulan tertentu yang dimiliki Acosta menjadi salah satu aspek yang sulit ia samai saat bersaing di atas motor KTM.

Ia akhirnya gagal mengejar Marc Marquez yang keluar sebagai pemenang, tetapi hanya terpaut 1,754 detik dari pembalap Ducati tersebut di garis finis.

Baca Juga: MotoGP Aragon 2026: Jorge Martin Finis Kelima meski Aprilia RS-GP Bermasalah Grip

Hasil itu sekaligus menjadi podium pertama Acosta sejak MotoGP Hungaria. 

Lebih menarik lagi, ia finis 23,987 detik di depan Bastianini yang menjadi pembalap KTM berikutnya dengan posisi kedelapan. 

Bastianini mengaku telah mempelajari data Acosta dan menemukan bagaimana pembalap Spanyol tersebut mampu tampil sangat kompetitif.

Menurutnya, Acosta mampu menyatukan seluruh aspek balapan dengan sangat baik. Kepercayaan diri yang tinggi juga terlihat jelas ketika menggeber motor KTM di Aragon.

"Itu perbedaannya. Apa yang dia lakukan hari itu sangat sulit. Itu tidak mudah," ujar Bastianini seperti dikutip dari Crash.net.

Ketika ditanya mengenai area yang menjadi pembeda utama, Bastianini langsung menunjuk kemampuan Acosta saat memasuki tikungan.

Baca Juga: MotoGP 2027: Fabio Di Giannantonio Soroti Keunggulan Luca Marini Bersama KTM Tech3

Menurut pembalap Italia tersebut, Acosta memiliki keunggulan dalam melakukan pengereman dan masuk tikungan. 

Kemampuan itu membuatnya mampu membawa kecepatan secara efektif sebelum melewati tikungan. 

Menariknya, kemampuan tersebut sebenarnya pernah menjadi salah satu kekuatan utama Bastianini.

Namun, sejak bergabung dengan KTM, ia mengaku belum mampu menemukan kembali keunggulannya ketika memasuki tikungan.

Baca Juga: MotoGP Aragon 2026: Marco Bezzecchi Masih Dibekap Cedera Lutut dan Tulang Selangka

"Saya sedikit kehilangan keunggulan saat masuk tikungan, yang dulu merupakan salah satu kualitas terbaik saya," kata Bastianini.

Ia menegaskan tim terus bekerja untuk mengembalikan kemampuan tersebut. 

Namun, meniru gaya Acosta bukan perkara mudah karena keduanya memiliki karakter berkendara yang berbeda. 

Acosta disebut mampu melepaskan rem lebih cepat dan membiarkan motor mengalir ketika melewati tikungan. 

Sebaliknya, gaya Bastianini lebih mengandalkan karakter pengereman dan akselerasi yang cenderung stop-and-go. (*)

Editor : Budi Miank
Pedro Acosta Enea Bastianini MotoGP Aragon KTM MotoGP