PONTIANAK POST – Fabio Di Giannantonio mengambil langkah berani menjelang MotoGP 2027.
Pembalap Italia tersebut memutuskan meninggalkan paket Ducati yang tengah kompetitif dan memilih bergabung dengan proyek KTM MotoGP.
Keputusan itu cukup mengejutkan karena Di Giannantonio saat ini membalap untuk Pertamina Enduro VR46 Racing Team dengan dukungan motor dan fasilitas pabrikan Ducati.
Baca Juga: 14 Podium Tanpa Kemenangan, Pedro Acosta Pegang Rekor Unik di MotoGP
Paket tersebut membuatnya memiliki peluang untuk bersaing lebih kompetitif di kelas premier.
Sebaliknya, KTM masih berusaha mengembalikan performanya ke level teratas. Pabrikan Austria tersebut diketahui belum meraih kemenangan Grand Prix sejak 2022, sehingga kepindahan Di Giannantonio menjadi pertaruhan besar menjelang perubahan regulasi MotoGP 2027.
Di Giannantonio mengakui keputusan tersebut tidak mudah. VR46 merupakan tim yang menyelamatkan kariernya ketika posisinya di grid MotoGP terancam pada 2023.
Namun, ia merasa kepindahan ke tim pabrikan KTM merupakan langkah yang lebih tepat untuk perkembangan kariernya.
Baca Juga: MotoGP 2027: Luca Marini Gabung KTM, Di Giannantonio Ungkap Kesamaan Karier Mereka
“Saya juga harus melihat karier saya. Dalam kondisi saat itu, tempat terbaik untuk karier saya adalah tim pabrikan KTM,” ujar Di Giannantonio dikutip dari Crash.net.
Salah satu alasan utama Di Giannantonio menerima tawaran KTM adalah kesempatan menjadi pembalap utama sebuah pabrikan.
Ia ingin menjadi wajah KTM sekaligus terlibat lebih jauh dalam pengembangan motor.
Menurutnya, status sebagai pembalap pabrikan membuat seluruh sumber daya perusahaan dapat diarahkan untuk menghasilkan motor yang sesuai dengan karakteristiknya.
Di VR46, Di Giannantonio memang mendapatkan motor dengan spesifikasi pabrikan serta dukungan Ducati.
Namun, ia mengakui dirinya tetap bukan pembalap utama Ducati.
Baca Juga: MotoGP Aragon 2026: Toprak Ungkap Masalah Yamaha dan Pilih Fokus ke Motor 850cc
“Saya mungkin pembalap nomor satu di VR46, tetapi bukan untuk Ducati,” katanya.
Situasinya akan berbeda ketika ia memperkuat KTM. Di sana, ia berharap motor dapat dikembangkan secara lebih spesifik berdasarkan gaya balapnya.
Keputusan tersebut juga tidak lepas dari perubahan besar pada MotoGP 2027. Regulasi baru akan membawa motor 850 cc, ban baru, serta perubahan teknis lainnya.
Baca Juga: MotoGP 2027: Fabio Di Giannantonio Soroti Keunggulan Luca Marini Bersama KTM Tech3
Menurut Di Giannantonio, perubahan besar tersebut justru membuat kepindahan ke tim pabrikan semakin menarik.
Pembalap akan memainkan peran penting dalam proses pengembangan motor sejak awal era baru.
“Dengan tim pabrikan dan dukungan penuh dari pabrikan, mereka bisa membangun motor untuk saya dan sesuai cara saya berkendara,” ujar Di Giannantonio. (*)
Editor : Budi Miank