PONTIANAK POST - Kondisi cedera bahu Marc Marquez membuat Nicolo Bulega terkejut setelah foto luka sang pebalap MotoGP beredar.
Namun, alih-alih meragukan kemampuan Marquez, Bulega justru mengaku kagum melihat ketangguhan juara dunia tersebut menghadapi kondisi fisik yang berat.
Bulega menilai kemampuan Marquez tetap mampu mengendalikan motor dalam kondisi tersebut sebagai sesuatu yang sulit dibayangkan.
Baca Juga: Nicolò Bulega Pede Gaya Balapnya Cocok untuk MotoGP, Sindir Gaya Toprak?
“Mungkin hanya Marquez yang bisa melakukan apa yang dia lakukan dengan satu setengah lengan,” ujar Bulega seperti dikutip dari GPblog.
Pernyataan itu disampaikan Bulega setelah menjalani rangkaian balapan WorldSBK di Prancis.
Pebalap yang diproyeksikan memperkuat VR46 Racing di MotoGP musim depan tersebut juga menekankan bahwa mengendarai motor balap membutuhkan tuntutan fisik yang sangat tinggi.
Foto yang menjadi perhatian memperlihatkan kondisi bahu kanan Marquez setelah mengalami dislokasi dan menjalani operasi.
Baca Juga: Cedera Bahu Belum Pulih, Maverick Vinales Dipastikan Lewatkan MotoGP Misano 2026
GPblog melaporkan salah satu dokter yang menangani Marquez menggambarkan kondisi tersebut sebagai cedera serius yang masih memberikan tantangan besar bagi sang pebalap.
Bulega bahkan menyinggung anggapan sebagian orang bahwa pembalap motor tidak membutuhkan latihan fisik berat karena hanya mengandalkan kendaraan.
Menurutnya, pandangan tersebut keliru karena balap motor menuntut kemampuan fisik yang sangat besar.
“Orang terkadang bertanya, ‘Mengapa kamu pergi ke gym jika hanya mengendarai sepeda motor? Motornya yang membawa kamu.’ Padahal, ini olahraga yang sangat, sangat sulit,” kata Bulega.
Bulega Bersiap Masuk MotoGP
Bulega sendiri tengah menjalani musim impresif di WorldSBK. Pebalap berusia 26 tahun itu dilaporkan telah mengoleksi 25 kemenangan dari 27 balapan dan berada di jalur kuat untuk merebut gelar juara dunia.
Baca Juga: Ai Ogura Disebut Mirip Dani Pedrosa, Crutchlow Soroti Cara Pembalap Trackhouse Panaskan Ban MotoGPo
Jika kepindahannya ke MotoGP terealisasi, Bulega berpotensi menjadi rival Marquez di kelas utama.
Keduanya juga sama-sama memiliki keterkaitan dengan Ducati, sehingga persaingan pada musim berikutnya berpotensi menjadi salah satu perhatian menarik di grid MotoGP.
Bulega sebelumnya telah menjalani pengujian motor Ducati 850cc untuk menghadapi era regulasi baru MotoGP serta ban Pirelli.
Ia mengakui pengalaman tersebut dapat membantunya memahami karakter ban, meski karakter motor MotoGP tetap berbeda jauh dibandingkan motor Superbike.
“Pengalaman ini akan membantu pada awalnya, tetapi pebalap MotoGP luar biasa. Saya pikir pembalap seperti Marquez tidak akan membutuhkan banyak waktu untuk memahami motor yang kurang lebih sama, tetapi menggunakan ban berbeda,” ujar Bulega.
Baca Juga: Francesco Bagnaia Diminta Tak Hindari Marc Marquez, Jadikan Rekan Setim sebagai Tolok Ukur di MotoGP
Bulega kini juga semakin dekat dengan gelar WorldSBK. Ia berpeluang mengunci titel pada seri berikutnya di Sirkuit Cremona, Italia, yang dijadwalkan berlangsung 25-27 September 2026.
Selain prestasi musim ini, Bulega telah mencatat 44 kemenangan sepanjang kariernya di WorldSBK.
Ia mengaku bangga namanya mulai disejajarkan dengan sejumlah pembalap besar dalam sejarah kejuaraan tersebut.
“Sangat fantastis melihat nama saya berada di samping pembalap hebat seperti Haga. Ini baru tahun ketiga saya di Superbike dan sudah melihat nama saya bersama mereka adalah sebuah mimpi,” kata Bulega.(*)
Editor : Budi Miank