PONTIANAK POST - MotoGP memastikan sirkuit Madring di Madrid, Spanyol, belum masuk rencana untuk menjadi tuan rumah balapan.
Wakil CEO MotoGP Carlos Ezpeleta menilai lintasan yang dipersiapkan untuk Formula 1 itu saat ini belum sesuai dengan kebutuhan keselamatan balap motor.
Pernyataan tersebut sekaligus menepis anggapan bahwa MotoGP akan mengikuti tren Formula 1 yang semakin banyak menggelar balapan di sirkuit jalan raya.
Baca Juga: Yamaha Depak Xavi Vierge, Jack Miller Tinggal Selangkah Lagi Pindah dari MotoGP ke WorldSBK
Ezpeleta menegaskan Madring dan Adelaide, yang mulai menjadi tuan rumah MotoGP Australia pada 2027, merupakan dua proyek dengan konsep yang berbeda.
“Madring tidak akan cocok untuk MotoGP,” kata Ezpeleta dalam wawancara dengan sejumlah media, Selasa (8/9/2026).
Menurut Ezpeleta, Madring sebenarnya masih mungkin dimodifikasi agar memenuhi standar keselamatan untuk balap motor.
Namun, perubahan tersebut tidak otomatis membuat karakter lintasan Madrid sama dengan Adelaide.
Baca Juga: Ai Ogura Ingin Balik Gas di Misano, Tapi Dokter Belum Kasih Lampu Hijau untuk MotoGP
“Apakah mereka harus melakukan modifikasi atau tidak, itu mungkin saja. Tetapi sirkuit Madring dan sirkuit Adelaide benar-benar berbeda,” ujarnya.
Madring sendiri disiapkan sebagai wajah baru Formula 1 di Madrid.
Mulai 2026, sirkuit tersebut mengambil alih status tuan rumah Grand Prix Spanyol dari Circuit de Barcelona-Catalunya.
Kehadiran Madring memperlihatkan kecenderungan motorsport modern yang semakin dekat dengan pusat kota.
Formula 1 sudah memiliki sejumlah sirkuit urban seperti Albert Park di Australia, Miami dan Las Vegas di Amerika Serikat, Monaco, Baku, serta Marina Bay di Singapura.
Namun, MotoGP tidak ingin sekadar mengikuti tren tersebut. Bagi balap motor, kedekatan pembalap dengan aspal, tembok, dan berbagai objek di sekitar lintasan membuat aspek keselamatan menjadi pertimbangan yang jauh lebih sensitif.
Baca Juga: MotoGP Misano 2026 Siap Digelar, Jorge Martin, Marc Marquez, dan Bezzecchi Berebut Podium
Langkah MotoGP menuju sirkuit jalan raya justru akan diuji melalui Adelaide. Mulai musim 2027, MotoGP akan meninggalkan Phillip Island sebagai lokasi Grand Prix Australia dan menggunakan lintasan baru yang dibangun di kawasan perkotaan Adelaide.
Berbeda dengan sirkuit jalan raya konvensional, Adelaide dirancang secara khusus untuk memenuhi kebutuhan MotoGP.
MotoGP menyatakan lintasan tersebut dikembangkan bersama Federasi Internasional Sepeda Motor (FIM) dengan fokus utama pada keselamatan.
Ezpeleta mengatakan keberhasilan Adelaide akan menjadi pengalaman penting bagi MotoGP. Jika proyek tersebut berjalan sesuai harapan, konsepnya bisa menjadi contoh bagi kota lain yang ingin menghadirkan balapan motor kelas dunia di tengah kawasan perkotaan.
Baca Juga: Nicolò Bulega Pede Gaya Balapnya Cocok untuk MotoGP, Sindir Gaya Toprak?
“Untuk saat ini, fokus pada sirkuit seperti ini sepenuhnya berada di Adelaide. Kami tidak melihat ada sirkuit serupa yang langsung bergabung dengan kalender. Namun, ini jelas membuka kemungkinan tersebut untuk masa depan,” kata Ezpeleta.
Ia menegaskan MotoGP tidak sedang berusaha memenuhi kalender dengan sirkuit jalan raya. Menurutnya, pembangunan lintasan seperti Adelaide sangat rumit dan tidak mungkin diterapkan begitu saja di banyak kota.
“Kami tidak melihat ini akan membuat sepertiga atau seperempat kalender MotoGP diselenggarakan dengan cara seperti ini,” ujarnya.
MotoGP, kata Ezpeleta, memang telah menerima ketertarikan dari sejumlah calon penyelenggara lain.
Namun, ekspansi tetap harus dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan teknis dan keselamatan masing-masing lokasi.
“Kami menyadari bahwa kami harus menyeimbangkan ambisi dengan realitas,” kata Ezpeleta.(*)
Editor : Budi Miank