PONTIANAK POST – Pedro Acosta tampaknya sudah memiliki ambisi besar sebelum memulai petualangan barunya bersama Ducati Lenovo.
Pembalap Spanyol itu menargetkan hasil mengejutkan dengan mengalahkan Marc Marquez pada kesempatan pertamanya menguji motor Ducati.
Acosta akan mengakhiri kebersamaannya dengan KTM dan pindah ke Ducati Lenovo mulai MotoGP 2027.
Baca Juga: Jorge Martin Unggul 19 Poin atas Marc Marquez, Tetap Tak Mau Terlena Jelang MotoGP Misano
Kepindahan tersebut sekaligus membuatnya mendapat kesempatan membela tim pabrikan Ducati di kelas premier.
Pembalap Spanyol itu telah dikontrak untuk musim 2027 dan 2028. Acosta nantinya menjadi tandem Marc Marquez, sehingga persaingan internal di tim pabrikan Italia tersebut berpotensi menjadi salah satu perhatian utama pada musim 2027.
Tes perdana Acosta dengan Ducati dijadwalkan berlangsungdi Valencia pada 1 Desember 2026, dua hari setelah seri penutup musim.
Dalam kesempatan tersebut, ia untuk pertama kalinya akan menggeber Desmosedici GP sebagai pembalap Ducati.
Acosta ternyata tidak berniat datang ke Ducati sekadar untuk belajar dan menikmati suasana baru.
Baca Juga: Franco Morbidelli Tinggalkan VR46 Usai MotoGP 2026, Nicolò Bulega Jadi Kandidat Pengganti
Menurut laporan MotoGP News, pembalap berusia 22 tahun itu sudah menjadikan mengalahkan Marquez sebagai sebuah “misi” dalam tes perdana tersebut.
Target itu sekaligus menjadi awal perang psikologis sebelum musim 2027 dimulai. Ambisi tersebut memang cukup berani.
Marc bukan sembarang rekan setim karena ia merupakan salah satu pembalap paling sukses dalam sejarah MotoGP dan saat ini masih menjadi pembalap Ducati Lenovo.
Namun, Acosta juga bukan pendatang baru yang bisa dianggap remeh.
Pada awal musim 2026, Acosta bahkan sudah menunjukkan bahwa dirinya mampu berduel langsung dengan Marquez.
Di Sprint GP Thailand, pembalap KTM tersebut memenangkan pertarungan setelah finis hanya 0,108 detik di depan Marquez.
Baca Juga: MotoGP Tolak Madring Madrid, Sirkuit F1 Ini Dinilai Belum Layak untuk Balapan Motor Dunia
Kini tantangannya menjadi lebih menarik karena mereka tidak lagi berhadapan sebagai rival berbeda pabrikan. Mereka akan berbagi garasi.
Ducati sendiri tidak ragu memasangkan dua pembalap tersebut.
Manajer Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, sebelumnya menegaskan bahwa tim tidak memiliki kekhawatiran mengenai duet Marquez dan Acosta.
Acosta direkrut setelah Ducati memastikan masa depannya bersama tim pabrikan untuk dua musim.
Baca Juga: Yamaha Depak Xavi Vierge, Jack Miller Tinggal Selangkah Lagi Pindah dari MotoGP ke WorldSBK
Kepindahan tersebut mengakhiri perjalanan sang pembalap bersama KTM sekaligus menempatkannya di atas motor yang selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu kekuatan utama MotoGP.
Tes Valencia nantinya bukan sekadar kesempatan bagi Acosta mengenal Desmosedici.
Hasilnya juga bisa menjadi bahan bakar untuk perang psikologis sepanjang musim dingin.(*)
Editor : Budi Miank