PONTIANAK POST – Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Rheza Danica Ahrens, tampil impresif pada putaran kelima Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Sepang International Circuit, Malaysia.
Memulai Race 1 kelas Asia Production (AP) 250 dari posisi ke-30 setelah mendapat penalti dan harus start dari pit lane, Rheza mampu merangsek ke barisan depan dan merebut podium ketiga.
Balapan berlangsung Sabtu (5/9). Rheza menunjukkan kecepatan kompetitif pada fase akhir balapan. Dalam tiga lap terakhir, pebalap Honda tersebut mampu melewati 26 pebalap hingga masuk ke grup depan.
Baca Juga: Ramadhipa Amankan Posisi Kelima Klasemen Moto3 Junior Usai Balapan di Valencia
Pada lap terakhir, Rheza melakukan manuver untuk mengamankan posisi ketiga dan finis di podium.
Rekan setimnya, Irfan Ardiansyah, yang memulai balapan dari posisi kedua, juga tampil kompetitif dan menyelesaikan Race 1 di posisi kelima. Sementara M. Badly Ayatullah finis di posisi ke-11 setelah mengawali balapan dari posisi ke-11.
Persaingan berlanjut pada Race 2, Minggu (6/9). Rheza kembali harus memulai balapan dari barisan belakang, tepatnya posisi ke-29. Namun, ia kembali mampu bersaing dengan rombongan depan bersama Irfan.
Rheza terus memburu peluang podium hingga lap terakhir. Bahkan, ia sempat berada di posisi kedua sebelum mengalami high side menjelang tikungan akhir dan tidak dapat menyelesaikan balapan.
Baca Juga: Honda NC750X 2027 Dibekali Mesin 745 cc, Bisa Tempuh Hampir 400 Km
Irfan menjadi pebalap AHRT dengan hasil terbaik pada Race 2 setelah finis keempat. Sementara Badly menunjukkan perkembangan dengan finis keenam.
“Saya sudah berusaha semaksimal mungkin. Memang tidak mudah start dari baris paling belakang, namun saya tetap kuatkan tekad kembali bertarung di grup depan,” kata Rheza.
Ia mengakui hasil Race 2 belum sesuai harapan setelah terjatuh ketika berada di posisi kedua. Namun, Rheza memilih fokus menghadapi seri terakhir musim ini.
“Saat berada di posisi kedua, saya terjatuh. Tim sudah bekerja sangat baik. Saya akan fokus untuk memperbaiki dan mencoba kembali di seri terakhir nanti,” ujarnya.
Sementara di kelas Supersport (SS) 600, Herjun Atna Firdaus mengawali balapan dari posisi ketujuh. Pada Race 1, Herjun berupaya menjaga jarak dengan rombongan depan dan akhirnya finis di posisi keempat.
Baca Juga: MotoGP Tolak Madring Madrid, Sirkuit F1 Ini Dinilai Belum Layak untuk Balapan Motor Dunia
Pada Race 2, Herjun kembali berusaha bersaing di barisan depan dalam kondisi cuaca yang terik. Pebalap yang mengendarai CBR600RR tersebut menyelesaikan balapan di posisi keenam dan mengamankan tambahan 10 poin.
Sementara di kelas utama Asia Superbike 1000 (ASB1000), Mohammad Adenanta Putra mengawali balapan dari posisi ke-10.
Pada Race 1, Adenanta berusaha menekan para pebalap di posisi lima besar. Namun, ia akhirnya finis ketujuh.
Pada Race 2, pebalap CBR1000RR-R tersebut kembali berupaya tampil kompetitif. Memasuki lap ketujuh, Adenanta mengalami kendala teknis sehingga harus masuk pit untuk melakukan perbaikan
Setelah kembali ke lintasan, Adenanta mampu menyelesaikan balapan di posisi ke-16
General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM), Andy Wijaya mengapresiasi perjuangan seluruh pebalap AHRT pada putaran kelima tersebut
“Persaingan yang ketat di setiap kelas menjadi tantangan yang harus dihadapi. Kami mengapresiasi semangat juang seluruh pebalap AHRT yang terus berupaya meraih hasil maksimal di setiap putaran,” ujarnya
Andy mengatakan, AHM akan terus memberikan dukungan kepada para pebalap untuk meningkatkan kemampuan dan meraih hasil terbaik pada ajang balap internasional
Hasil di Sepang membuat persaingan klasemen semakin ketat. Di kelas AP250, Rheza Danica menempati posisi kedua dengan 108 poin, sedangkan Irfan berada di posisi ketiga dengan 106 poin. Badly menempati posisi ke-18 dengan 26 poin.
Koleksi poin Rheza dan Irfan turut membawa AHRT mempertahankan posisi puncak klasemen tim AP250 dengan 214 poin
Di kelas SS600, Herjun berada di peringkat kelima dengan 114 poin. Sementara Adenanta menempati posisi ketujuh klasemen ASB1000 dengan 80 poin.
Putaran kelima di Sepang menjadi salah satu seri penting sebelum para pebalap AHRT menghadapi putaran keenam sekaligus seri penutup ARRC 2026.
Seri terakhir akan berlangsung di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, pada 4–6 Desember 2026. Para pebalap AHRT akan kembali mengandalkan motor CBR series untuk menutup musim dengan hasil terbaik. (ash)