Crash di MotoGP San Marino, Marco Bezzecchi Bantah Tertekan untuk Menang di Kandang

Budi Miank • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 09:03 WIB
Marco Bezzecchi harus menahan rasa sakit akibat cedera lutut saat berjuang mempertahankan peluang dalam perebutan gelar MotoGP 2026. (INSTAGRAM/@marcobez72)
Marco Bezzecchi saat membela Aprilia pada MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano.(INSTAGRAM/@marcobez72)

PONTIANAK POST – Peluang Marco Bezzecchi meraih kemenangan di MotoGP San Marino 2026 berakhir lebih cepat setelah mengalami kecelakaan.

Pembalap Aprilia itu mengakui kegagalan finis di Sirkuit Misano terasa sangat menyakitkan.

Meski demikian, Bezzecchi membantah insiden tersebut terjadi karena tekanan untuk memenangkan balapan di hadapan pendukungnya sendiri.

Baca Juga: Fermin Aldeguer Gagal Raih Hasil Sesuai Target Usai Duel Sengit dengan Pedro Acosta di MotoGP Misano

Sebelumnya, ia memulai lomba dari pole position setelah mencetak rekor lap baru di Misano.

Start dari posisi terdepan membuat Bezzecchi mampu mengendalikan jalannya balapan pada lap-lap awal.

Ia bahkan berhasil mempertahankan posisi pertama dan menahan Marc Marquez yang terus berada di belakangnya sebelum akhirnya gagal melanjutkan perlombaan.

Namun, harapan Bezzecchi untuk meraih kemenangan berakhir sebelum menyelesaikan satu lap. 

Baca Juga: Marc Marquez Dianggap Mampu Bawa Ducati Selevel Aprilia di MotoGP, Di Giannantonio Ungkap Alasannya

Ia kehilangan bagian depan Aprilia RS-GP di Tikungan 13 hingga meluncur ke area gravel.

Kesalahan tersebut membuat Bezzecchi kehilangan peluang meraih poin penting dalam persaingan gelar MotoGP 2026. 

Setelah balapan di San Marino, ia tertinggal 33 poin dari Marc Marquez dan Jorge Martin yang berada di posisi teratas klasemen.

Bezzecchi menegaskan hasil tersebut memang sulit diterima. Meski demikian, ia memilih melihat sisi positif dari performanya sepanjang akhir pekan.

"Jelas, ini sangat menyakitkan," kata Bezzecchi seperti dikutip dari Motorsport.com

Ia juga menilai performanya saat kualifikasi, sprint, dan start balapan sebagai hal positif.

Baca Juga: Marc Marquez Kalahkan Bezzecchi di Sprint MotoGP Misano, Pangkas Jarak di Klasemen Dunia

Ketika ditanya apakah tekanan bermain di depan pendukung sendiri membuatnya melakukan kesalahan, Bezzecchi menjawab tegas bahwa hal tersebut bukan penyebab crash.

Menurutnya, situasi tersebut akan tetap sama meskipun balapan berlangsung di sirkuit lain. 

Ketika memulai balapan dari posisi terdepan, target seorang pembalap memang mengejar kemenangan.

Bezzecchi kemudian menjelaskan penyebab insiden tersebut. 

Baca Juga: Johann Zarco Kena Penalti Tiga Posisi Usai Ganggu Lap Marco Bezzecchi di MotoGP Misano

Ia mengaku mengalami sedikit gerakan pada bagian cepat lintasan sebelum pengereman. 

Kondisi itu membuatnya tidak mampu menutup jalur dengan sempurna dan akhirnya kehilangan bagian depan motor.

Ia juga menyebut tangki bahan bakar yang masih penuh membuat pembalap harus mengatur titik pengereman dengan lebih baik.

Bezzecchi berharap kondisi fisiknya tetap baik setelah kecelakaan tersebut. 

Pemeriksaan awal menunjukkan cedera pada tulang selangka dan lututnya tidak mengalami masalah serius.

Pembalap Italia itu kini memilih mengalihkan fokus ke seri berikutnya di Austria. 

Bezzecchi berharap waktu beberapa hari di rumah dapat membantunya kembali fokus menghadapi persaingan MotoGP 2026. (*)

Editor : Budi Miank
Aprilia MotoGP San Marino Marco Bezzecchi Marc Marquez