Fabio Quartararo Hadapi Masalah Bahan Bakar di Misano, Yamaha Cemas Jelang MotoGP Austria

Budi Miank • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 08:06 WIB
Fabio Quartararo saat menjalani balapan MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello. (INSTAGRAM/@fabioquartararo20)
Fabio Quartararo saat memperkuat Yamaha di MotoGP San Marino 2026. (INSTAGRAM/@fabioquartararo20)

PONTIANAK POST  - Fabio Quartararo menghadapi masalah konsumsi bahan bakar yang tidak diperkirakan saat menjalani MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano. 

Kondisi tersebut membuat pembalap Yamaha itu khawatir menghadapi seri berikutnya di Austria.

Quartararo finis di posisi ke-10 setelah mengawali balapan dari urutan ke-13. 

Baca Juga: Yamaha Ungkap Alasan Alex Rins Berhenti di MotoGP Misano, Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Namun, hasil tersebut tidak menggambarkan sepenuhnya persoalan yang dialaminya sepanjang balapan.

Pembalap Prancis itu mengaku sejak awal harus menghemat penggunaan bahan bakar karena indikator di dashboard menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. 

Akibatnya, ia tidak dapat menggunakan seluruh tenaga motor Yamaha.

"Saya tidak terlalu jauh dari P6, tetapi kami mengalami banyak kesulitan dengan bahan bakar selama balapan ini. Saya tidak tahu mengapa," kata Quartararo, dikutip dari Crash.net.

Baca Juga: Ducati Belum Mampu Atasi Masalah Bagnaia, Grip Belakang Jadi Biang Keladi di MotoGP Misano

Situasi tersebut membuat Quartararo harus menggunakan power map yang lebih irit. 

Yamaha menyediakan tiga pilihan pemetaan mesin, dengan map pertama memberikan tenaga paling besar dan map ketiga menjadi yang paling hemat.

Quartararo menghabiskan sebagian besar balapan menggunakan map ketiga. 

Konsekuensinya, performa motor berada di bawah potensi maksimal, terutama ketika melaju di lintasan lurus.

Meski demikian, Quartararo masih mampu menjaga ritme pada kisaran 1 menit 31,7 detik hingga 1 menit 31,8 detik. 

Ia menilai kecepatannya sebenarnya cukup kompetitif jika tidak dibatasi persoalan bahan bakar.

Baca Juga: Jorge Martin Ungkap Masalah Lengan yang Menggagalkan Peluang Menang di MotoGP San Marino

Yang membuat situasi semakin mengkhawatirkan adalah indikator bahan bakar tetap berada di zona merah meski Quartararo telah menggunakan pemetaan mesin paling irit.

"Saya pada dasarnya kehabisan bahan bakar saat masuk pit lane," ujarnya.

Masalah tersebut menjadi perhatian serius karena Red Bull Ring di Austria dikenal sebagai salah satu sirkuit dengan konsumsi bahan bakar tinggi. 

Karakter lintasan yang didominasi pengereman keras dan akselerasi panjang membuat kebutuhan tenaga cukup besar.

Baca Juga: Bagnaia Ungkap Alasan Terus Terjatuh di MotoGP: Saya Tetap Push Sampai Batas Akhir

Quartararo pun tidak menampik bahwa kondisi tersebut bisa menjadi persoalan bagi Yamaha.

"Saya tidak menyangka kami akan mengalami kesulitan sebanyak ini di Misano. Austria akan sangat sulit," kata Quartararo.

MotoGP Austria 2026 akan berlangsung pada 18-20 September di Red Bull Ring. 

Yamaha kini harus mencari penjelasan atas persoalan konsumsi bahan bakar sebelum Quartararo kembali turun lintasan. (*)

Editor : Budi Miank
MotoGP 2026 MotoGP Austria Yamaha Fabio Quartararo