Fabio Quartararo Bicara Misi Bersama Honda: Saya Akan Berikan Segalanya untuk Menang

Budi Miank • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 08:50 WIB
Fabio Quartararo saat menjalani balapan MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello. (INSTAGRAM/@fabioquartararo20)
Fabio Quartararo saat menjalani persaingan MotoGP bersama Yamaha.(INSTAGRAM/@fabioquartararo20)

PONTIANAK POST - Fabio Quartararo menegaskan dirinya belum kehilangan hasrat untuk kembali meraih kemenangan di MotoGP meski sudah cukup lama menjalani puasa kemenangan.

Pembalap Prancis itu terakhir kali memenangkan balapan MotoGP pada Grand Prix Inggris 2021. Setelah itu, Quartararo belum kembali berdiri di podium tertinggi. 

Namun, menurutnya, keinginan untuk menang masih sangat kuat.

Baca Juga: Nicolò Bulega Bandingkan Ban Michelin dengan Makan Pakai Tangan Kiri Jelang MotoGP 2027

Quartararo Ibarat Anjing Kelaparan

Quartararo menggambarkan kondisi dirinya seperti anjing yang sudah tidak makan selama tiga hari.

Menurut pembalap bernomor 20 itu, ketika kesempatan untuk memenangkan balapan kembali datang, dirinya akan langsung memanfaatkannya.

"Saya merasa seperti anjing yang belum makan selama tiga hari. Ketika makanan ada di depannya, Anda akan melihat bagaimana dia mengejarnya," ujar Quartararo seperti dikutip dari GPone.

Ia juga mengingat kembali penampilannya di Silverstone musim lalu. Ketika kondisi balapan memberinya peluang untuk bersaing memperebutkan kemenangan, Quartararo mengaku masih mampu berada di posisi tersebut.

Baca Juga: MotoGP 2027 Mulai Dipanaskan, Bulega dan Aldeguer Satu Garasi dengan Marc Marquez di Austria

"Saya masih memiliki gigitan yang sama," katanya.

Siapkan Diri untuk Honda

Quartararo kini bersiap mengakhiri perjalanannya bersama Yamaha dan memulai babak baru bersama Honda.

Ia mengaku hampir setiap malam memikirkan bagaimana rasanya menjalani penampilan pertamanya dengan motor Honda. 

Perubahan tersebut menjadi pengalaman besar karena sepanjang karier MotoGP-nya ia memperkuat Yamaha.

Namun, Quartararo mengatakan keputusan pindah ke Honda dibuat karena melihat ambisi pabrikan Jepang tersebut untuk kembali bersaing di papan atas.

Honda disebut telah melakukan perkembangan dalam dua tahun terakhir. 

Baca Juga: Fabio Quartararo Hadapi Masalah Bahan Bakar di Misano, Yamaha Cemas Jelang MotoGP Austria

Quartararo juga melihat perubahan regulasi, motor baru, dan penggunaan ban Pirelli pada 2027 dapat membuka peluang bagi Honda untuk menghadirkan motor yang kompetitif.

Tak Pasang Target Terlalu Tinggi

Meski membawa ambisi besar, Quartararo tidak langsung memasang target memenangkan balapan pertama bersama Honda.

Ia menilai proses adaptasi tetap diperlukan. Setelah menjalani beberapa sesi tes, Quartararo ingin melihat terlebih dahulu seberapa kompetitif motor tersebut sebelum menentukan target di balapan.

Jika merasa sudah siap bertarung untuk podium atau kemenangan, ia memastikan akan langsung mengambil kesempatan tersebut.

Baca Juga: Yamaha Ungkap Alasan Alex Rins Berhenti di MotoGP Misano, Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Quartararo juga mengakui hubungan dengan Yamaha menjadi lebih tegang setelah beberapa musim mereka gagal bersaing di posisi yang diharapkan. 

Namun, ia menegaskan tiga bulan terakhir bersama Yamaha sebaiknya dijalani tanpa konflik.

"Ini bukan waktunya untuk bertengkar," kata Quartararo mengenai masa-masa terakhirnya bersama Yamaha. (*)

Editor : Budi Miank
Yamaha Fabio Quartararo motogp honda