Jorge Martin Dihantui Operasi Usai Arm Pump, Kondisi Lengan Jadi Penentu di MotoGP Austria 2026

Budi Miank • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 08:48 WIB
Jorge Martin tampil dominan di MotoGP Prancis 2026 dan mendapat pujian besar dari legenda balap Max Biaggi.(INSTAGRAM/@89jorgemartin)
Jorge Martin mengaku masih diliputi kekhawatiran mengenai kemungkinan menjalani operasi pada lengan kanannya. (INSTAGRAM/@89jorgemartin)

PONTIANAK POST – Jorge Martin mengaku masih diliputi kekhawatiran mengenai kemungkinan menjalani operasi pada lengan kanannya setelah MotoGP Austria 2026.

Pembalap Aprilia tersebut mengalami masalah arm pump saat memimpin balapan MotoGP San Marino di Misano pekan lalu.

Kondisi itu membuat kecepatannya menurun drastis hingga akhirnya finis di posisi kelima.

Baca Juga: Marc Marquez Akui Pedro Acosta Favorit MotoGP Austria, Fokus Ducati Tetap pada Performa Sendiri

Jorge Martin Masih Bimbang Operasi

Martin menggunakan sesi latihan MotoGP Austria di Red Bull Ring untuk menguji kondisi lengannya.

Hasilnya cukup positif karena pembalap Spanyol itu mampu menyelesaikan sesi Jumat dengan catatan waktu tercepat kelima.

Namun, keputusan mengenai operasi belum sepenuhnya ditentukan. Martin mengatakan kondisinya berubah sepanjang hari setelah merasakan respons lengannya di atas motor.

“Pagi ini saya 100 persen yakin tidak perlu operasi. Sore ini tidak terlalu yakin,” ujar Martin seperti dikutip dari Motorsport.com.

Baca Juga: Diggia Bicara Persaingan Ducati dan Aprilia, Karakter Sirkuit Bukan Satu-Satunya Penentu MotoGP

Martin mengatakan lengan kanannya terasa jauh lebih baik dibandingkan ketika tampil di Misano.

Ia bahkan dapat berkonsentrasi pada pengaturan motor tanpa terlalu memikirkan kondisi fisiknya.

Meski demikian, pembalap bernomor 89 itu masih menunggu hasil balapan utama MotoGP Austria sebelum mengambil keputusan final.

Pengalaman Buruk Membuat Martin Takut

Salah satu alasan Martin ragu menjalani operasi adalah ketidakpastian proses pemulihan.

Ia khawatir operasi berjalan tidak sesuai harapan dan membuatnya kehilangan waktu penting dalam persaingan kejuaraan dunia.

“Karena itu saya sedikit takut menjalani operasi. Semuanya bisa berjalan baik dan saya mungkin bisa kembali mengendarai motor setelah satu pekan. Tapi bisa juga berjalan buruk,” kata Martin.

Baca Juga: Alasan Alex Rins Mundur di MotoGP Misano, Rider Yamaha Itu Sempat Alami Gejala Mirip Migrain Parah

Kekhawatiran tersebut berkaitan dengan pengalamannya pada 2025. Martin mengalami empat cedera berbeda dan hanya mampu menyelesaikan tujuh dari 22 balapan pada musim tersebut.

Martin juga pernah menjalani operasi arm pump pada 2019. Setelah operasi tersebut, ia mengaku tidak lagi mengalami masalah serupa hingga insiden di Misano.

MotoGP Austria Jadi Ujian Penting

Martin saat ini harus memastikan kondisi lengannya mampu bertahan dalam balapan utama di Red Bull Ring.

Ia mengaku tidak mengalami masalah berarti sepanjang sesi Jumat, tetapi masih menantikan respons tubuhnya dalam jarak balapan yang lebih panjang.

Baca Juga: Nicolò Bulega Bandingkan Ban Michelin dengan Makan Pakai Tangan Kiri Jelang MotoGP 2027

Keputusan mengenai operasi kemungkinan baru diambil setelah MotoGP Austria.

Dengan seri berikutnya di Jepang pada 3 Oktober, waktu pemulihan menjadi faktor penting bagi Martin dalam menentukan langkah berikutnya.

“Saya tidak punya kenangan bagus dari masa lalu, jadi saya harus cerdas dan bijaksana dalam mengambil keputusan,” ujar Martin. (*)

Editor : Budi Miank
MotoGP 2026 MotoGP Austria arm pump Jorge Martin