Marc Marquez Dekati Martin, Selisih Tinggal Dua Poin

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 23:55 WIB
Marc Marquez menjadi yang tercepat pada FP1 MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi.(INSTAGRAM/@ducaticorse)
Marc Marquez menjadi yang tercepat pada FP1 MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi.(INSTAGRAM/@ducaticorse)

 

PONTIANAK POST — Marc Marquez memangkas ketertinggalan dari pemimpin klasemen MotoGP 2026 Jorge Martin menjadi dua poin setelah memenangi sprint dan balapan utama Grand Prix Jepang. Hasil di Motegi, Minggu (4/10), memperketat persaingan menjelang GP Indonesia di Mandalika, 9–11 Oktober.

Sebelum GP Jepang, Martin unggul 12 poin atas Marc. Kini, kemenangan ketiga Marc dalam empat seri terakhir membuat posisi pembalap Aprilia tersebut semakin terancam.

Martin memulai balapan dari pole position dan langsung memimpin. Marc sempat mencoba melewatinya di tikungan pertama, tetapi gagal dan memilih menunggu kesempatan berikutnya.

Kesabaran menjadi bagian penting dalam balapan kali ini. Michelin mencoret pilihan ban belakang soft setelah muncul masalah blistering atau lepuhan pada ban saat sprint.

Seluruh pembalap akhirnya menggunakan ban belakang hard, yang baru mereka jajal pada sesi pemanasan Minggu pagi. Marc memanfaatkan beberapa putaran awal untuk memahami karakter ban sebelum meningkatkan tekanan.

Pada lap kelima, Marc mencatat putaran tercepat. Ia kemudian memangkas jarak dengan Martin dan merebut posisi terdepan melalui manuver di tikungan 9.

Martin berusaha memberikan perlawanan, tetapi Marc mampu mempertahankan keunggulan hingga finis.

“Jorge sempat mencoba menyerang. Tapi, saya kemudian meningkatkan ritme dan itu cukup untuk membuat dua lap terakhir lebih tenang,” ujar Marc di parc ferme.

Bagi Martin, hasil tersebut menyisakan kekecewaan meski ia merasa sudah tampil maksimal. Start terdepan dan ritme balapan yang terjaga belum cukup untuk menghentikan Marc.

“Saya merasa tampil hampir sempurna hari ini. Saya balapan dengan sangat mulus dan percaya diri. Namun, tetap saja saya tidak bisa menang,” katanya.

Selisih dua poin membuat persaingan menuju seri berikutnya semakin terbuka. Martin berupaya mempertahankan puncak klasemen, sementara Marc membawa momentum kemenangan dari Jepang.

Mandalika Menyimpan Tantangan

Momentum positif itu akan diuji di Mandalika. Sejak GP Indonesia kembali digelar pada 2022, Marc belum pernah menyelesaikan balapan utama di sirkuit tersebut.

“Saya belum pernah menyelesaikan balapan di Indonesia. Saya memang agak kurang beruntung,” kata Marc, dikutip dari Crash.

Meski demikian, ia memiliki bekal dari penampilan pada sprint musim lalu. “Tetapi tahun lalu performa saya di balapan sprint cukup baik meski sempat terkena penalti long lap.”

Pengelolaan ban akan menjadi salah satu tantangan pada seri berikutnya. Bagi Marc, menuntaskan balapan utama di Mandalika sekaligus meraih poin penting menjadi kesempatan untuk melanjutkan tekanan terhadap Martin. (ka/bas)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
sirkuit mandalika klasemen MotoGP 2026 MotoGP Jepang GP Indonesia Jorge Martin