PONTIANAK POST — Dalam upaya memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) melaksanakan kunjungan lapangan ke proyek GI 150 kV Ambawang dan SUTT 150 kV Incomer 2 Phi Siantan - Tayan pada hari Minggu, 21 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga kualitas pembangunan guna mendukung keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan Barat.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Barat didampingi Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi, serta Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat 1 (UPP KLB 1), bersama jajaran tim. Dalam kesempatan tersebut, manajemen meninjau secara langsung progres pembangunan, kesiapan fasilitas pendukung, serta penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di area proyek.
Selain memantau perkembangan fisik pembangunan, manajemen juga melakukan evaluasi terhadap kualitas pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Pengawasan berkala dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pembangunan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, standar mutu, dan ketentuan yang berlaku sehingga infrastruktur yang dibangun mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat serta mendukung penguatan sistem kelistrikan di Kalimantan Barat.
Manager PLN UPP KLB 1, Muhammad Iqbal, menyampaikan bahwa kunjungan lapangan menjadi bagian dari upaya PLN dalam menjaga kualitas pelaksanaan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. "Melalui kunjungan ini, kami dapat melakukan evaluasi secara langsung terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan sekaligus memastikan setiap tahapan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Kami terus mendorong seluruh tim dan mitra kerja untuk menjaga kualitas pekerjaan, disiplin menerapkan K3, serta melaksanakan setiap tahapan pembangunan sesuai rencana sehingga infrastruktur yang dibangun dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat," ujarnya.
Melalui dialog bersama tim pelaksana, manajemen juga memberikan arahan dan penguatan kepada seluruh personel agar terus menjaga koordinasi, meningkatkan pengendalian mutu pekerjaan, serta mengantisipasi berbagai tantangan yang berpotensi muncul selama proses pembangunan. Kolaborasi antara manajemen, tim proyek, dan mitra kerja menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Sementara itu, General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Barat, Susilo, menegaskan bahwa kualitas menjadi salah satu prioritas utama dalam setiap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. "Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan hasilnya memenuhi standar kualitas dan mampu beroperasi secara andal dalam jangka panjang. Oleh karena itu, kami terus melakukan pengawasan secara berkala agar setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat," ungkapnya.
Melalui pengawasan yang dilakukan secara konsisten, PLN UIP Kalimantan Bagian Barat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang berkualitas, andal, dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi seluruh pihak yang terlibat, pembangunan GI 150 kV Ambawang dan SUTT 150 kV Inc. 2 Phi Siantan–Tayan diharapkan semakin memperkuat sistem kelistrikan di Kalimantan Barat guna mendukung pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. (mse/ser)r
Editor : Hanif