Jelang HUT ke-81 RI, PLN Hadirkan Listrik 24 Jam bagi 1.003 Pelanggan di Enam Desa Sintang

Rafael B. Junior • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 15:28 WIB
Suasana persiapan peresmian layanan listrik 24 jam di enam desa Kecamatan Ketungau, Kabupaten Sintang. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi XII DPR RI, Manager PLN UP3 Sanggau, Forkopimcam Ketungau Tengah, serta para pemangku kepentingan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan akses listrik  bagi masyarakat.
Suasana persiapan peresmian layanan listrik 24 jam di enam desa Kecamatan Ketungau, Kabupaten Sintang. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi XII DPR RI, Manager PLN UP3 Sanggau, Forkopimcam Ketungau Tengah, serta para pemangku kepentingan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan akses listrik bagi masyarakat.

PONTIANAK POST – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan keadilan energi hingga ke pelosok negeri. Melalui program elektrifikasi, PLN resmi menghadirkan layanan listrik 24 jam bagi masyarakat di enam desa di Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Sebanyak 1.003 pelanggan kini dapat menikmati akses listrik selama 24 jam penuh. Penyalaan listrik secara simbolis dilaksanakan pada Selasa (28/7) di Aula Kecamatan Ketungau Tengah dan menjadi momen bersejarah bagi masyarakat yang selama ini mendambakan pasokan listrik yang andal.

Camat Ketungau Tengah, Sanudin, S.Sos, menyampaikan apresiasi kepada PLN atas terealisasinya harapan masyarakat untuk menikmati listrik selama 24 jam.
"Atas nama pemerintah dan masyarakat Kecamatan Ketungau Tengah, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN. Kehadiran listrik 24 jam merupakan impian yang telah lama dinantikan. Kini masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman, anak-anak dapat belajar pada malam hari, dan berbagai kegiatan ekonomi dapat berkembang lebih baik," ujarnya.

Baca Juga: PLN Tingkatkan Kompetensi Guru SMK, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Kalbar

Senada dengan itu, Anggota DPR RI Komisi XII Gulam Muhammad Sharon berharap hadirnya listrik 24 jam mampu menjadi pendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Listrik merupakan fondasi pembangunan. Dengan hadirnya layanan listrik 24 jam, kami berharap aktivitas ekonomi masyarakat semakin meningkat, peluang usaha semakin terbuka, dan kesejahteraan masyarakat di desa terus tumbuh," katanya.

Manajer PLN UP3 Sanggau, Hendy Gita Wedhatama, menegaskan bahwa PLN akan terus menjalankan amanah untuk menghadirkan akses listrik yang andal dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.
"Listrik saat ini telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujar Hendy.

Sementara itu, General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, mengatakan keberhasilan penyalaan listrik di enam desa tersebut merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung pemerataan akses energi di seluruh Indonesia.
"PLN terus berkomitmen menghadirkan listrik yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat sesuai penugasan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Langkah ini juga menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi hingga ke pelosok negeri," tutur Maria.

Melalui penyalaan listrik 24 jam di enam desa tersebut, PLN berharap masyarakat dapat merasakan manfaat yang lebih luas, mulai dari meningkatnya kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, produktivitas usaha, hingga tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru yang pada akhirnya mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Sintang dan Kalimantan Barat(*).

Editor : Rafael B. Junior
KETUNGAU TENGAH sintang PLN UID Kalbar Listrik 24 Jam