"Kewenangan tataran lebih banyak di eksekutif. Nah, sebagai sebagai wakil rakyat harus memperjuangkan. Kalau soal kewenangan pusat, bagaimana terus dana pusat mengalir ke kabupaten hingga provinsi. Bagaimana meningkatkan transfer daerah supaya mempercepat pembangunan di Kalbar," ucapnya.
Menurut Syarif, sebagaimana diketahui bersama, anggaran daerah banyak di-refocusing (dipotong) berkenaan dengan pandemi Covid-19. Apalagi kewenangan daerah sudah menjadi domain dari kewenangan pusat, yang merupakan sumber keuangan.
Sebagai elemen anak bangsa, lanjutnya, semuanya harus dewasa dalam melakukan apapun.
Tidak perlu saling menyalahkan. Yang ada bagaimana daerah terus bersinergi mempercepat pembangunan di Kalbar. Agar cepat Kalbar maju, sebagai anggota DPR RI terus memperjuangkan kewenangannya berkaitan dengan program-program negara di daerah.
Makanya, anggota DPR RI dapil Kalbar 1 ini mengajak bersama-sama tidak perlu ada yang disalahkan. Sama-sama semua pemimpin mematuhi apapun berkaitan dengan kebijakan publik. Dengan demikian, keharmonisan, ketentraman dan kebersamaan akan terus terajut.
Berkaitan dengan kisruh beberapa hari belakangan, Syarif mengajak semuanya berpolitik secara dewasa dan lebih matang.
"Masalah politik harus kita sama-sama jauhkan kalau ingin membangun Kalbar lebih maju. Mari kita berdewasa dengan politik. Tidak perlu juga menjadi senjata pada tataran kita. Mari saling mematuhi," pungkas Syarif.(den) Editor : Syahriani Siregar