"Saya mengucapkan syukur alhamdulillah, atas apa yang disampaikan pak Gub kita (Gubernur Kalbar, Sutarmidji). Barangkali itu kekeliruan terhadap kunjungan bapak Lasarus (Ketua Komisi V DPR RI sekaligus Ketua PDI Perjuangan Kalbar) ke Kabupaten Kayong Utara, belum lama ini," ucapnya Sabtu (14/5) via telepon.
Menurutnya dengan bapak Gubernur Kalbar, Sutarmidji meminta maaf, diartikan lebih mementingkan kebersamaan dan bersatu padu untuk membangun Kalbar, ketimbang saling menyalahkan.
"Saling beranggapan diri kita yang terbaik, juga harus dihindarkan. Namun saya tetap salut dengan pak Gubernur Kalbar. Saya juga harapkan kawan-kawan DPR RI dapil Kalbar akan terus dan semakin solid. Pejabat provinsi dan pusat harus tetap bersatu dan kompak," ajaknya.
Dia menyebutkan perbedaan pendapat harusnya menjadi hal lumrah dan biasa. Justru dengan perbedaan pandangan, menjurus ke arah pembangunan yang lebih baik lagi ke depan. Jangan perbedaan menjadi besar, karena sudut pandang berbeda. Salah satu pihak disalahkan, juga terkesan kurang baik.
"Makanya saya terus berharap ke depan mari saling memperbaiki kekurangan yang kurang baik," ajaknya.
Anggota DPR RI dapil Kalbar satu ini menyemangati bahwa perjuangan membangun Kalbar masih panjang dan belum selesai. Terkait infrastruktur jalan di manapun, harus tetap menjadi prioritas. Utamanya jalan-jalan poros, yang banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai lalu lalang kegiatan masyarakat.
"Itu juga di pusat menjadi perjuangan saya. Bahkan saya selalu katakan kepada pak menteri, bahwa perbaikan jalan-jalan dan infrastruktur publik di Kalbar, akan terus saya perjuangkan," katanya.
Boyman berharap perjuangan infrastruktur publik di zamannya akan menjadi amal baik dan ladang ibadah baginya. Sekaligus sebagai cinderamata dan hadiah untuk masyarakat di dapilnya. Bukan hanya jalan-jalan negara dibangun dari APBN, juga jalan provinsi dan kabupaten. Harapannya jeklas untuk memperlancar arus transportasi masyarakat di daerah.
"Sebab, kita tahu bahwa pak Jokowi memprioritaskan kelancaran transportasi darat, udara hingga laut. Sebab perekonomian Kalbar akan bangkit dengan sendiri, jika jalurnya aman dan nyaman," ucap dia.
Boyman menyampaikan di Kalbar, infrastrutur jalan masih banyak ketinggalan. Harus terus menjadi prioritas utama pemerintah. Mana kewenangan kabupaten, provinsi dan pusat harus terus disinergikan agar tercapai tujuan bersama. Tujuannya juga dengan jalur transportasi lancar, maka kesejahteraan warga dapat terangkat.
Boyman juga mengajak pernyataan yang sudah lalu dan sudah diakui kekhilafannya oleh Gubernur Kalbar dapat dimaafkan. Ini sekaligus sebagai tanda tindakan sebagai pemimpin bijaksana. Pemimpin seperti begini lebih mementingkan kebersamaan dan kepentingan masyarakat Kalimantan Barat.
"Hal-hal seperti begini adalah kekhilafan. Saya pikir tindakan pemimpin gentleman," kata dia.
Untuk pak Lasarus, Ketua PDI Perjuangan Kalbar dan Ketua Komisi V DPR RI, Boyman atas nama pribadi dan partai mengucapkan terima kasihnya sudah berkunjung ke Kabupaten Kayong Utara dan Ketapang. Kedatangan politisi PDI Perjuangan tersebut sekaligus melihat bagaimana kondisi-kondisi ruas jalan nasional dan provinsi di sana. Harapannya jelas perjuangkan perbaikan jalan-jalan untuk masyarakat akan terus dilakukan. (den) Editor : Syahriani Siregar