Haris, selaku Ketua Panitia Program Tebar Faedah Kurban Dompet Ummat mengatakan tahun ini jumlah hewan kurban yang didistribusikan sebanyak 80 ekor. Seluruh kabupaten dijangkau oleh hewan kurban kecuali Kapuas Hulu. Khusus Mempawah pemotongan hewan kurban dilakukan di dua titik. Rincian hewan kurban yang disalurkan 34 ekor sapi dan 46 ekor kambing.
Tebar Faedah Kurban tahun ini menjangkau hulu Kalimantan Barat yaitu Desa Telaga Raya, Kecamatan Sokan, Kabupaten Melawi. Desa Telaga Raya terakhir kali mendapatkan daging kurban sekitar 14 tahun yang lalu. Untuk wilayah Singkawang menjangkau Dusun Traspol, Kecamatan Singkawang Timur.
"Banyak masyarakat mualaf disana dan belum pernah ada pelaksanaan kurban juga," ujar Haris.
Daerah lainnya ialah Desa Gresik, Kecamatan Jagoi Babang, Bengkayang dengan perjalanan menuju lokasi ini ditempuh dalam jarak 12 km dari pusat kabupaten. Kondisi ruas jalan masih tanah kuning. Distribusi hewan kurban juga menjangkau Dusun Baweng, Desa Lamoanak, Kecamatan Menjalin, Kabupaten Landak. Mayoritas masyarakatnya adalah mualaf. Sudah enam tahun di desa ini tidak ada pemotongan kurban.
Selanjutnya ada Dusun Lembah Beringin, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Desa Sotok, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Dusun Karya Melati, Desa Sui Bemban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya. Serta Dusun Sungai Mas, Desa Sebatuan, Kabupaten Sambas. Perjalanan ke Dusun Sungai Mas memakan waktu tempuh 30 menit dengan menyusuri sungai melalui penyebrangan Sebangkau.
Momen Iduladha tahun ini juga Dompet Ummat menjembatani penyaluran hewan kurban hingga ketiga titik di pedalaman Indonesia Timur. Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur dan Maluku yang beberapa diantaranya merupakan daerah 3T (Terpencil, Terdepan dan Tertinggal).
Kawasan yang dijangkau, Sileajaya, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara yang tergolong daerah 3T.
"Masyarakat disana memang banyak yang memelihara sapi tetapi hanya sekadar untuk diternak dan dijual kembali, bukan untuk dikonsumsi. Maka kalau tidak ada kurban masyarakat setempat jarang konsumsi daging," jelas Haris.
Wilayah Nusa Tenggara Timur, Tebar Faedah Kurban Dompet Ummat menjangkau daerah Metamauk, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka. Tercatat bahwa daerah Metamauk ini merupakan desa yang banyak ditinggali para mualaf.
Selain pedalaman Sulawesi Tenggara dan Nusa Tenggara Timur, Tebar Faedah Kurban Dompet Ummat juga jangkau masyarakat mualaf yang ada di Wamana Baru, Penalisela, Kabupaten Buru, Maluku. Wamana Baru merupakan daerah Terdepan, Terpencil dan Tertinggal (3T) yang mayoritas masyarakatnya merupakan mualaf.
Haris menyatakan antusias masyarakat untuk berkurban tahun ini sangat baik. Khususnya yang mengatasnamakan instansi, dan mempercayakan proses dan penyaluran hewan kurban melalui Dompet Ummat.
“Amanah yang diberikan oleh kami pada Tebar Faedah Kurban di momen Iduladha 2022 ini insyaAllah akan disalurkan sesuai dengan syariat yang berlaku, proses dan laporannya pun akan disampaikan secara jelas kepada masyarakat yang berkurban,” ungkap. Haris.
Muhammad Yusuf selaku Direktur Dompet Ummat juga menyampaikan pesan yang serupa. Ia berterima kasih kepada masyarakat yang memberikan amanah kurban tahun ini melalui Dompet Ummat.
“Kabar baik juga bahwa tahun lalu kami hanya jangkau pedalaman Kalimantan Barat tetapi tahun ini sudah bisa ke Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur hingga Maluku. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, doakan kami selalu amanah dalam mengemban tugas menjembatani kebaikan-kebaikan lainnya,” pungkas Muhammad Yusuf. (mse) Editor : Syahriani Siregar