Midji: Ini Tanda Kecintaan Umat
PONTIANAK - Ribuan masyarakat Kalimantan Barat (Kalbar) tumpah ruah memadati Masjid Raya Mujahidin mengikuti Subuh Akbar Bersama Ustaz Abdul Somad (UAS), Sabtu (4/3). Meski saat itu kondisi di luar masjid tengah hujan, usai salat subuh berjemaah, masyarakat yang hadir tetap antusias mendengarkan secara langsung ceramah UAS.
Dalam kesempatan itu hadir pula Gubernur-Wakil Gubernur (Wagub) Kalbar, Sutarmidji-Ria Norsan. Keduanya duduk di barisan saf paling depan. Sesekali keduanya tampak tertawa, saat ustaz kelahiran tanah Sumatera itu menyampaikan tausiah yang diselingi dengan kelakar.
Gubernur Sutarmidji menyampaikan apresiasinya kepada umat muslim di Kalbar, karena begitu antusias mendengarkan tausiah dari sang ustaz. Hal itu terlihat dari ramainya umat muslim Kalbar hadir di Masjid Raya Mujahidin.
“Jadi, ini tanda kecintaan kami (masyarakat Kalbar) kepada Ustaz Abdul Somad. Kalbar selalu memukau dan dirindukan. Kapan saja Bapak Ustaz datang selalu ramai. Kami sangat merindukan ulama-ulama yang memberikan pencerahan dalam pemahaman agama untuk kehidupan di dunia ini,” ungkapnya.
Midji-sapaan karibnya juga menyampaikan, tanpa adanya pencerahan dari para guru tentang Islam maka sama saja seperti menampik makna dalam ajaran Islam itu sendiri. “Dan semua kita tahu bagaimana kualitas keilmuan agama dari beliau (UAS). Saya berharap kedatangan beliau selalu dinantikan,” pungkasnya.
Sementara itu, UAS juga sempat menyampaikan bahwa Kalbar merupakan provinsi yang selalu dirindukan. Bahkan ia seolah menganggap Kalbar sebagai kampung halamannya sendiri. “Alhamdulillah saya bisa kembali lagi ke Kalbar tepatnya di Masjid Raya Mujahidin yang sangat dibanggakan oleh warga Kalbar. Provinsi Kalbar menjadi daerah yang wajib saya singgahi untuk mengisi tausiah,” katanya.
UAS juga mengajak umat Islam di Kalbar untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta menghindari pertikaian atau perkelahian. Dirinya menyebutkan bahwa penting bagi umat muslim untuk selalu menjaga ukhuwah dan berijtihad.
“Jangan sibukkan diri untuk mencari kelemahan orang lain. Mari bersama berjihad pada bidang ekonomi, berjihad melawan kebodohan, serta berjihad menjaga anak-anak kita dari pergaulan bebas,” pesannya. (bar/r) Editor : Misbahul Munir S