Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Hujan Tak Kunjung Turun, 1.719 Titik Panas Masih Sasar Kalbar

Misbahul Munir S • Minggu, 13 Agustus 2023 | 18:32 WIB
TINJAU : Bupati Sambas bersama Sekda serta OPD terkait saat meninjau pelaksanaan pembangunan proyek perbaikan di kawasan Pasar Kota Sambas.
TINJAU : Bupati Sambas bersama Sekda serta OPD terkait saat meninjau pelaksanaan pembangunan proyek perbaikan di kawasan Pasar Kota Sambas.
PONTIANAK - Sudah beberapa pekan belum didera hujan, ternyata sebaran hotspot (titik panas) masih tinggi. Bahkan sebarannya pada sejumlah daerah di Kalimantan Barat terus bertambah. Untuk 12 kabupaten/kota, jumlah titik panas mencapai angka 1.719 titik. Jumlah ini jelas membuat kasus-kasus berkaitan kabut asap hingga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bermunculan di banyak wilayah. Dampaknya juga kualitas udara yang dihirup warga menjadi tidak baik pada waktu-waktu tertentu.

BMKG Stasiun Klimatologi Supadio Pontianak mendata sebaran titik panas pada beberapa daerah di Kalbar. Sebaran hotspot tersebut dideteksi dengan memakai sensor VIIRS dan MOODS pada satelit polar (NOAA20, S-NPP, TERRA dan AQUA), dimana dapat memberikan gambaran lokasi wilayah yang mengalami kebakaran hutan atau lahan. Satelit akan mendeteksi anomali suhu panas dibandingkan dengan daerah sekitar. Observasi juga dilakukan pada siang dan malam hari untuk masing-masing satelit.

BMKG Stasiun Klimatologi Supadio Pontianak merelease data sebaran titik panas tanggal 13 Agustus pukul 00.00 sampai 23.00 WIB. Di Kabupaten Ketapang masih terdeteksi sebagai penyumbang titik panas terbanyak, yakni 474. Sementara Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Sintang, jumlah hotspot juga terus bertambah 198 dan 167 titik panas. Pun demikian dengan kabupaten lain seperti Kabupaten Landak dan Kabupaten Kubu Raya terpantau sebanyak 230 dan 162 titik panas.

Sementara Kabupaten Melawi dan Kabupaten Sekadau tidak kalah banyaknya sebagai penyumbang titik panas terbanyak. Jumlahnya bahkan mencapai 125 dan 103 hot spot. Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Sambas juga terpapar menyumbang sampai 70 dan 55 hotspot. Hanya Kota Pontianak terpapar sebanyak 6 hot spot. "Untuk Kabupaten Mempawah dan Kota Singkawang sama sekali tidak terpapar titik panas," ucap Sutikno Forecaster BMKG Supadio, Pontianak.

Kab/Kota Jumlah Karhutla

Sambas          55
Sanggau         198
Ketapang        474
Sintang           167
Kapuas Hulu  170
Bengkayang   116
Landak            230
Sekadau          103
Kayong Utara  13
Melawi             125
Kubu Raya       162
Pontianak         6

Meski demikian prakiraan cuaca seminggu ke depan dari tanggal 13 sampai 19 Agustus 2023, kondisi cuaca diprakirakan berpotensi terjadi hujan di beberapa wilayah. Kabupaten Sambas, Bengkayang, Landak, Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi dan Kabupaten Kapuas Hulu masih berpotensi terjadi hutan ringan tetapi tidak merata. "Masyarakat juga harus mewaspadai potensi hujan yang terjadi dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang berdurasi singkat," ucapnya.

Di sisi lai, BMKG juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan pada sebagian wilayah Kalimantan Barat. Meski demikian, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berdurasi singkat masih berpotensi terjadi pada sebagian besar wilayah di Kalimantan Barat.(den) Editor : Misbahul Munir S
#bmkg #Hotspot #karhutla