Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Prodi Budidaya Tanaman Perkebunan Polnep Latih Kelompok Tani Selat kering 1

Misbahul Munir S • Senin, 14 Agustus 2023 | 11:49 WIB
Photo
Photo
Pembuatan Pestisida Nabati dan Pupuk Kompos di Desa Punggur Kapuas Kabupaten Kubu Raya

KUBU RAYA - Tim Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan, Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Pontianak mengadakan penyuluhan dan pelatihan pembuatan pupuk kompos, pupuk organik cair serta pestisida nabati kepada Kelompok Tani Selat Kering 1, Desa Punggur Kapuas.

Topik Kegiatan PPM yaitu “Peningkatan Keterampilan Budidaya Tanaman Organik Melalui Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati dan Pupuk Kompos di Desa Punggur Kapuas Kabupaten Kubu Raya”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu 12 Agustus 2023.

Desa Punggur Kapuas sendiri memiliki potensi terhadap pembudidayaan sayuran, serta tanaman perkebunan. Pelatihan ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat dalam pembelian pupuk serta pestisida kimia yang harganya kian meningkat.

Sektor pertanian merupakan sektor utama untuk perekonomian yang berada di Desa Punggur Kapuas Kecamatan Sungai Kakap, Kubu Raya.

Kepala Gapoktan Harapan Bersama sekaligus Kepala Dusun Selat Kering, Rendi  berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menambah pengetahuan kelompok tani mengenai pupuk organik dan pestisida nabati. "Sehingga dapat mengatasi keluhan petani mengenai harga pupuk yang semakin tinggi," ungkapnya.

Ketua Tim PPM sekaligus Ketua Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan Polnep, Jaini Fakhrudin, S.P., M. Si  menyampaikan, kompos dapat dibuat dari bahan-bahan yang mudah didapatkan di Desa Punggur Kapuas. "Seperti daun-daun hijau, sabut kelapa serta sampah dapur," katanya mencontohkan.

Kegiatan diawali dengan Penyuluhan pembuatan pestisida nabati, pembuatan pupuk organik cair dan pembuatan kompos. Pemateri menyampaikan cara pembuatan, kegunaan serta cara pengaplikasiannya di Lapangan. Penyuluhan ini juga memberikan kesempatan bagi Kelompok Tani untuk bertanya, berdiskusi, dan berbagi pengalaman terkait pembuatan pupuk organik dan pestisida nabati. Kemudian dilanjutkan dengan mempraktikkan pembuatan pestisida nabati, pembuatan pupuk organik cair serta pembuatan kompos.

Masyarakat antusias membantu dalam pembuatan kompos, serta beberapa masyarakat juga memberikan pertanyaan kepada Tim PPM mengenai cara pembuatan kompos serta teknis pengaplikasiannya di lapangan.

Tim pemateri  antusias memberikan jawaban atas berbagai pertanyaan yang diajukan. Dengan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan anggota Kelompok Tani dalam pembuatan pupuk organik dan pestisida nabati.

Pada akhir kegiatan, Ketua Poktan Selat Kering 1 Suwandi menerima secara simbolis Hibah dari Tim PKM Polnep, berupa mesin pencacah kompos, Pupuk Organik Cair serta peralatan pertanian lainnya yang dapat dimanfaatkan secara bersama oleh anggota Kelompok Tani selat Kering 1.

PPM ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan kelompok tani dalam pengelolaan lahan pertanian yang bersifat ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan organik untuk pembuatan pestisida pertanian dan pengolahan limbahnya menjadi pupuk kompos. Pupuk yang dibuat dimanfaatkan kembali untuk budidaya tanaman di lahan tersebut secara berkelanjutan dan ramah lingkungan. (mrd/r) Editor : Misbahul Munir S
#polnep #ppm #Poktan Selat Kering 1