Diketahui Puan Maharani sudah tiba di Kalbar sejak Minggu (19/3). Kedatangan dia ke Kalbar untuk menghadiri beberapa acara di Kabupaten Sintang, Kubu Raya dan Kota Singkawang. Tak ketinggalan di Kota Pontianak ia menyempatkan diri untuk singgah sebentar di Warkop Hijas.
Banyak menu disajikan di Warkop Hijas. Tapi ia lebih memilih menu mie ayam dan lontong sayur. Lahap ia menyantap menu tersebut. Disana ia juga disambut hangat masyarakat Kota Pontianak.
Beberapa pejabat daerah seperti Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dan Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin, Rektor Untan Prof. Dr. Garuda Wiko, Rektor IAIN Pontianak Dr. Syarif, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, anggota Komisi II DPR RI Drs. Cornelis dan tokoh masyarakat, serta tokoh lintas etnis di Kota Pontianak Kalimantan Barat juga ikut hadir pada kegiatan itu.
Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin mengatakan, dengan hadirnya tokoh-tokoh nasional di kota ini, juga bakal berdampak pada sisi peningkatan perekonomian kota yang kini mulai tumbuh.
Menurut Satar, dengan kehadiran para tokoh nasional ke Kota Pontianak secara tak langsung juga akan berdampak pada Peningkatan Asli Daerah kota ini. Pontianak yang dikenal sebagai kota seribu kopi, sudah jamak bagi para tokoh nasional ketika bertandang ke sini bakal menyempatkan menyesap kopi dari buatan tangan-tangan para peracik kopi Pontianak.
“Kalau tokoh nasional PDI Perjuangan ketika ke Pontianak pasti selalu singgah ke warung kopi di Pontianak. Sebelum Ibu Puan, dulu pernah hadir Sekjen PDIP Pak Hasto. Beliau juga turut merasakan sedapnya kopi Ashiang,” katanya.
Tak dipungkiri, keberadaan warung kopi menjadi daya Tarik para tokoh nasional ketika berkunjung ke Pontianak. Jika dilihat, keberadaan warung kopi di Pontianak memang memiliki ciri khas tersendiri. Tak seperti di daerah lain. Di sini orang-orang bisa duduk berjam-jam di warung kopi.
“Ini sudah menjadi ciri khas. Dan harus terus dipromosikan ke luar. Sehingga akan banyak orang luar datang ke Pontianak untuk merasakan sensasi ngopi di sini,” ujarnya.
Iapun percaya, jika brand Pontianak sebagai kota seribu warkop harus terus didengungkan ke level nasional hingga internasional. Ke depan bakalan banyak wisatawan datang ke sini untuk merasakan ngopi di Pontianak.
“Jika banyak turis datang ke sini untuk ngopi, pasti PAD kita juga bakal bertambah. Sekarang brandnya sudah ada. Tinggal cara kemasnya yang harus lebih kreatif,” ungkapnya.
Satar menambahkan, dalam lawatan Ketua DPR RI Pontianak Puan Maharaini ke Kalbar, selain akan berkunjung ke Kota Pontianak beliau akan ke Sintang untuk mengikuti beberapa rangkaian acara. Diantaranya ke Rumah Betang Ensaid Panjang dan meresmikan Waterfront Sintang. Beliau juga akan ke Kubu Raya untuk menghadiri kegiatan di Pondok Pesantren Darul Ulum.
“Terakhir beliau akan ke Kota Singkawang, untuk berdialog di Pekong Kulor,” ujarnya. (iza) Editor : Syahriani Siregar