"Tahun ini pengerjaan Jalan Padat Karya kembali dilanjutkan. Kalau saya ingin di tahun depan pengerjaannya bisa tuntas semua," ujar Satarudin, Senin (22/5)
Kalau untuk tahun ini diselesaikan kemungkinan agak berat. Sebab Jalan Padat Karya lumayan panjang. Sehingga butuh anggaran banyak buat menuntaskannya.
Oleh karenanya dalam pengerjaan Jalan Padat Karya dilakukan secara bertahap. Sehingga di tahun ini kembali dikerjakan dengan target di 2024 jalan itu sudah tuntas dan bisa digunakan masyarakat.
Wilayah Pontianak Timur kata dia mesti dibuat beberapa jalan alternatif. Tujuannya untuk memecah kemacetan pada jam-jam tertentu. "Seperti di Pasar Seruni, kemudian di depan Rumah Sakit Yarsi. Itukan kalau jam tertentu ramai kendaraan. Dengan adanya jalan alternatif setidaknya bisa memecah kendaraan," ujarnya.
Pemerintah Kota Pontianak mesti melihat kemajuan pembangunan di kota ini. Jika tidak didukung dengan jalan yang baik serta jalan penghubung disetiap kecamatan. Bukan tak mungkin persoalan kemacetan ke depan akan sulit ditangani. (iza) Editor : Misbahul Munir S