Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

PKM Prodi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Pontianak Ubah Limbah Ampas Tebu Jadi Kompos dengan Metode Zero Waste

A'an • Minggu, 21 Juli 2024 | 09:46 WIB
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Pontianak menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di SMAS Islam Bawari, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (19/07/2024).
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Pontianak menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di SMAS Islam Bawari, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (19/07/2024).

PONTIANAK - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Pontianak menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan menggelar Workshop tentang Pengolahan Limbah Tebu melalui Metode Zero Waste menjadi Kompos yang berlangsung di SMAS Islam Bawari, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (19/07/2024) kemarin.

Workshop ini merupakan kemitraan antara mahasiswa Program PKM-PM dan Mitra SMAS Islam Bawari. Menurut Ketua Tim PKM, Yuni Andriani mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan dalam pengolahan limbah tebu guna mewujudkan sekolah hijau di Kota Pontianak.

“Kegiatan PKM-PM ini terselenggara atas bantuan pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbudristek Tahun 2024’, ungkapnya.

Yuni menambahkan bahwa berdasarkan analisis situasi, ditemukan banyak penjual es tebu di sepanjang jalan menuju sekolah dengan limbah ampas tebu yang selama ini hanya dibuang tanpa dimanfaatkan. Selain itu, sekolah juga belum memiliki fasilitas infrastruktur pengolahan limbah, tambahnya.

Photo
Photo

Ditempat yang sama, Nawawi, M.Pd., pendamping kegiatan yang merupakan Dosen Prodi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Pontianak yang didulat menjadi pemateri mengatakan bahwa pembuatan Modul Project dapat menjadi Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang terintegrasi dengan Metode Zero Waste melalui pembuatan kompos dari Ampas Tebu.

Pada kesempatan tersebut, tanpak para siswa sangat antusias dengan ikut praktik secara langsung dalam pembuatan kompos. ‘Metode zero waste merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan sekolah hijau di Kota Pontianak’ katanya.

“Kami berharap peserta workshop dapat mengimplementasikan dan melanjutkan apa yang telah dipelajarinya dari worksop Pengolahan Ampas Tebu serta dapat diintegrasikan dalam Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), harap Nawawi.

Sementara itu, Mursalin, S.Ag., Plt. Kepala Sekolah SMAS Islam Bawari, dalam sambutannya memberikan apresiasi akan kegiatan PKM Prodi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Pontianak. Dirinya tidak menyangka bahwa ampas tebu dapat dijadikan kompos serta memiliki nilai ekonomis. Kami sangat tertarik dan berharap dapat mengaplikasinya di sekolah kami ”, pungkasnya.()

Editor : A'an
#PKM #Universitas PGRI Pontianak #pontianak #zero waste