CEO Win Digital Khatulistiwa, Hendra Firmansyah mengatakan, usaha yang dikembangkannya merupakan sebuah terobosan baru dalam usaha laundry yang memanfaatkan aplikasi digital berbasis android. Usaha rintisannya itu direncanakan akan diluncurkan pada pertengahan Januari mendatang.
“Rencananya tanggal 14 Januari kami launching, serentak di 16 kota, seperti di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Jogjakarta, Bali dan Makassar. Target bisnis kami memang skalanya nasional, dengan kantor pusatnya berada di Pontianak. Sesuai tagline kami, dari Pontianak untuk Indonesia,” ungkap dia, Sabtu (2/1).
Tak hanya memanfaatkan aplikasi, kata dia, bisnis ini dijalankan dengan menggandeng masyarakat yang tertarik bergabung, baik menjadi agen, kurir, hingga mitra Win Laundry. Dia menyebut, agen memiliki peran sebagai penampung, sementara kurir bertugas sebagai pengantar. Keduanya bisa saja dijalankan oleh orang yang sama. Sementara mitra, adalah pemilik usaha laundry yang ingin menjalankan usaha dengan berjejaring bersama Win Laundry.
“Kalau yang punya laundry nanti namanya mitra. Kami juga menyiapkan aplikasi bagi agen, mitra, dan kurir,” kata dia.
Dari sistem pembayaran, lanjut dia, aplikasi Win Laundry telah menjajaki kerjasama dengan layanan dompet digital Link Aja. Sistem ini memungkinkan pembayaran dilakukan secara digital melalui sistem PPOB. Dengan begitu, pengguna akan semakin mudah dalam bertransaksi.
Selain itu, tambah dia, aplikasi ini ke depan juga akan dilengkapi dengan layanan Elektronik Commerce atau e-commerce, yang memungkinkan para agen melakukan penjualan produk via aplikasi. Sehingga usaha yang dijalankan tidak hanya usaha laundry semata. Aplikasi ini bisa menjadi etalase bagi para agen yang ingin berdagang.
“Plafon bisnis kami adalah laundry, tapi komplemen bisnis lain, seperti ecommerce juga tersedia. Sehingga ada penghasilan di luar laundry, yang mana mereka bisa jualan produk secara online,” papar dia.
Hingga kini, kata dia, setidaknya ada 600 orang yang telah mendaftar sebagai agen Win Laundry di Kalimantan Barat. Sementara untuk pengguna aplikasi, pihaknya menargetkan sebanyak 150 pengguna secara nasional. “Bulan Juni 2021, kita targetkan hadir di 50 kota,” pungkas dia.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop UMKM), Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo, mengapresiasi hadirnya bisnis rintisan Win Laundry di Kota Pontianak. Kehadiran usaha ini, diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat membuka usaha meski hanya di rumah. Terlebih dalam kondisi yang masih sulit akibat pagebluk pandemi covid-19, bisnis semacam ini dibutuhkan oleh masyarakat.
“Dengan adanya usaha ini, diharapkan bisa menyerap tenaga kerja atau usaha baru, meningkatkan pertumbuhan ekonomi keluarga, dengan bergabung menjadi agen atau mitra,” tutur dia.
Penerimaan masyarakat terhadap bisnis digital saat ini dinilai dia menunjukkan bahwa mereka telah mengenal dan terbiasa dengan teknologi. Ke depan pihaknya terus mendorong sinergi berbagai pihak untuk penguatan ekonomi kerakyatan, termasuk menggandeng perbankan serta perusahaan dompet digital. (sti) Editor : Super_Admin