Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, dalam kesempatan tersebut mengapresiasi terselenggaranya vaksinasi yang digelar oleh BNI, Bank Mandiri, dan CIMB Niaga, dengan dukungan dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga Forum Industri Jasa Keuangan (FKIJK).
"Terimakasih kepada sektor perbankan, yang sudah mengajak dan memfasilitasi masyarakat melakukan vaksin. Semoga kita cepat keluar dari pandemi Covid-19," katanya
Gubernur menyebut, vaksin merupakan ikhtiar untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sebab, dengan vaksin imun tubuh akan meningkat. Walau begitu, vaksin bukan jaminan tidak akan lagi terpapar. Karena itulah dia pun mengigatkan agar masyarakat tak merasa bebas setelah melaksnakan vaksin. Sebab, potensi terinfeksi masih bisa terjadi. Terlebih dengan munculnya varian baru.
"Jadi tetap disiplin prokes," ujarnya.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalbar, Maulana Yasin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan dukungan untuk mempercepat vaksinasi bagi pelaku sektor jasa keuangan dan masyarakat umum. Dia menyebut, OJK Kalbar bersama BI Kalbar, bersama perbankan telah melaksanakan kegiatan vaksinasi untuk pegawai, keluarga pegawai dan nasabah serta masyarakat umum sebanyak dua kali yaitu vaksinasi pada tanggal 12-24 juli 2021 dengan Peserta 3.708 (tiga ribu tujuh ratus delapan), dan pada tanggal 29-30 Juli 2021 dengan peserta 600 orang.
“Percepatan vaksinasi ini diharapkan dapat menciptakan kekebalan komunal yang nantinya dapat mendukung mobilitas masyarakat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sehingga upaya percepatan pemulihan ekonomi dapat menjadi lebih optimal,” ucapnya.
Kepala BNI KC Pontianak Farid Ma'rof mengatakan, kegiatan vaksinasi yang dikoordinatori oleh BNI Pontianak itu mendapatkan antusiasme yang begitu besar dari masyarakat. Dia berharap pelaksanaan vaksinasi yang akan digelar hingga pekan depan tu data berjalan lancar.
“Kami sebelumnya telah menggelar vaksinasi dosis pertama. Hari Ini (kemarin,red) vaksinasi dosis kedua, para peserta sepertinya lebih teratur karena mungkin sudah lebih mengerti,” ucapnya.
Ketua FKIJK, Samsir Ismail mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mendukung percepatan vaksinasi bagi insan jasa keuangan, keluarga mereka, serta masyarakat Secara umum. Direktur Utama Bank Kalbar ini mengatakan secara umum pelaksanaan vaksin berjalan dengan lancar. Hanya yang yang menjadi perhatiannya adalah para pegawai di daerah yang sulit terakses vaksin.
“Bank Kalbar sediri saat punya pegawai yang tersebar dari berbagai daerah, hingga kecamatan-kecamatan. Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten/Kota, di mana nanti pegawai kami bisa melakukan vaksinasi di sana atau di puskesmas terdekat,” ucapnya. (sti) Editor : Siti