Pelatihan diikuti 12 peserta hasil seleksi dari data Dinsos Pontianak. Kriteria peserta berdasarkan masyarakat usia produktif yang kurang mampu dan secara langsung terkena dampak ekonomi dari pandemi Covid-19. Tim PPM Jurusan Teknik Mesin Polnep diketuai Dwi Handoko ST MEng; dengan anggota Daryono ST MT, Topan Prihantoro ST MT, Joni Rahmadi ST MT, dan Uray Endang Kusumajaya SPd MEdu.
Kegiatan dibuka langsung Kepala Dinsos Pontianak, Hj dr Darmanelly MKes. Ia berpesan agar para peserta benar-benar memanfaatkan pelatihan tersebut. Ia berharap para peserta tidak malas dan menunda-nunda waktu, serta memiliki semangat dan kemandirian, juga berpikiran positif.
“Terima kasih kepada Jurusan Teknik Mesin Polnep yang telah memberikan kesempatan kepada KPM untuk dapat pelatihan ini. Semoga kegiatan ini dapat berkelanjutan kedepannya, juga oleh jurusan dan perguruan tinggi lainnya,” ujar Darmanelly.
Ketua Jurusan Teknik Mesin Polnep, Rusdaniyar ST MEng menyampaikan, pelaksanaan PPM kali ini masih dalam pandemi Covid-19. Program PPM Tim Jurusan Teknik Mesin lebih diarahkan pada pemanfaatan teknologi kepada masyarakat.
“Selain hardskill, kesuksesan kita tidak lepas dari softskill, seperti kejujuran, disiplin, mudah bergaul, bekerjakeras, cinta pada pekerjaan, kepemimpinan, serta semangat untuk bersaing dan kemampuan menjual ide. Harapan kami, peserta ikut kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga ilmu yang didapatkan sesuai dengan harapan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Tim PPM Jurusan Teknik Mesin, Dwi Handoko menyampaikan, pelatihan tersebut digelar dengan tujuan membantu masyarakat dalam mendukung perekonomian mereka. “Kami kenalkan dan berikan bekal pengetahuan dasar pengelasan. Harapannya pengetahuan ini dapat menambah peluang usaha bagi peserta, khususnya bidang pengelasan,” ujarnya.
Pelaksanaan PPM Tim Jurusan Teknik Mesin Polnep kali ini menerapkan dua metode. Pertama, memberikan pemahaman tentang teori dasar las listrik. Kedua, dengan metode praktikum langsung di bengkel Teknik Mesin Polnep.
“PPM ini salah satu kewajiban kami para dosen sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi. PPM ini menjadi media kami dalam transfer ilmu bagi masyarakat di daerah,” tutupnya. (ser) Editor : Super_Admin