Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Aprindo Kalbar : Ritel Sediakan Kantong Ramah Lingkungan

Siti • Minggu, 3 Juli 2022 | 15:29 WIB
Ketua Aprindo Kalbar, Daniel Edward Tangkau
Ketua Aprindo Kalbar, Daniel Edward Tangkau
PONTIANAK - Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Kalbar, Daniel Edward Tangkau mengatakan banyak ritel telah menyediakan kantong ramah lingkungan yang dapat dimanfaatkan konsumen saat berbelanja. Namun sebagian besar dari mereka cenderung memilih menggunakan kantong plastik yang kebanyakan diberikan gratis.

“Konsumen maunya yang gratis, tidak mau membeli (kantong belanja ramah lingkungan). Padahal ritel telah menyediakan,” ungkapnya.

Beberapa ritel modern menurutnya telah menerapkan pengenaan biaya untuk penggunaan kantong plastik. Tetapi kebanyakan memberikannya secara gratis karena banyak konsumen yang agak keberatan untuk membayar. 

“Nah jadi memang perilaku masyarakat yang belum terbiasa dengan penggunaan kantong belanja ramah lingkungan,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, adapula ritel yang menyediakan kantong plastik ramah lingkungan untuk para konsumennya. Apalagi, di Kota Pontianak misalnya, sudah ada Peraturan Walikota tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik, yang mana pelaku usaha dilarang menyediakan kantong plastik tidak ramah lingkungan. Aturan ini berlaku mulai tanggal 1 Januari 2020.

Dia mengatakan, sebenarnya sudah sejak lama beberapa ritel mensosialisasikan penggunaan kantong belanja ramah lingkungan kepada konsumen. Ritel-ritel menyediakan kantong belanja yang bisa dibeli oleh konsumen. Kantong belanja tersebut bisa digunakan seterusnya.

“Jadi kami sebenarnya juga senang apabila konsumen membawa kantong belanja sendiri,” ujarnya. 

Jikapun konsumen terpaksa menggunakan kantong plastik gratis yang disediakan oleh ritel, kata dia, setidaknya kantong tersebut bisa mereka pergunakan kembali saat akan berbelanja lagi. Dengan cara ini, lanjutnya, setidaknya bisa menghemat penggunaan plastik.

“Sehingga perlu ditingkatkan kesadaran masyarakat itu, jangan sekali beli (kantong plastik) lalu dibuang,” ucapnya.

Aprindo Kalbar menurutnya pernah melakukan sosialisasi kepada para anggotanya agar penggunaan sampah plastik dapat ditekan. Pihaknya sadar penggunaan kantong plastik yang sangat tinggi bisa berdampak buruk kepada lingkungan.

Sampah plastik yang sulit terurai diakuinya merupakan persoalan lingkungan yang kerap mencemari tanah, sungai, maupun laut. Persoalan ini pun perlu menjadi perhatian bersama, termasuk Aprindo. 

“Sampah plastik ini membuat masalah terhadap lingkungan. Tetapi ini tentu bukan tugas Aprindo saja. Semua elemen masyarakat dan tentunya kesadaran bersama untuk menekan penggunaan kantong plastik,” pungkasnya. (sti) Editor : Siti
#Ritel #kantong plastik #aprindo