Hamka Ketua FPLKP Kalbar mengatakan ada tiga fokus perhatiannya. Pertama transformasi lembaga pelatihan, kolaborasi membangun lembaga patihan dan peningkatan kualitas lembaga pelatihan. Tentunya sebagai ketua yang baru, ia bersama teman-teman pengurus akan bahu membahu dalam memajukan lembaga. Termasuk meningkatkan kualitas pelatihan yang diberikan ke depannya.
Mewakili Gubernur Kalbar, Kepala Dinas Dinas Tenaga Kerja, Manto, mengatakan sebagai salah satu lembaga nonformal, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) diharapkan menjadi sarana pembekalan pengetahuan dan keterampilan dalam bekerja ataupun usaha mandiri bagi peserta latihnya.
Diharapkan dapat mendorong pemenuhan SDM Kalimantan Barat yang unggul dan terampil sesuai dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Sebagaimana diamanatkan dalam Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi, yang menitik beratkan pentingnya dilakukan upaya pembenahan Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi secara menyeluruh, berkesinambungan, terintegrasi, dan terkoordinasi. Oleh karena itu Lembaga Kursus dan Pelatihan dalam menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan harus dapat menfasilitasi pengembangan keterampilan peserta latih sehingga menjadi calon tenaga kerja yang kompeten, dibutuhkan pasar kerja atau mampu berwirausaha berdasarkan Standar Kompetensi Kerja. Sehingga dapat membantu pemerintah dalam menekan angka pengangguran.
Lembaga Kursus dan Pelatihan sebagai mitra binaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi perlu juga menjalin kemitraan dengan Kadin baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, asosiasi pengusaha dan asosiasi profesi/industri yang relevan. Kemitraan ini dapat meningkatkan sinergitas, penyelarasan program pelatihan dengan standar industri, dan keterampilan yang dibutuhkan oleh industri agar Lembaga Kursus dan pelatihan dapat memberikan pembekalan Kompetensi Kerja peserta latih sesuai dengan kebutuhan pasar kerja sehingga mereka dapat terserap di dunia kerja dan industri secara langsung.
"Saya berharap, dengan dilantiknya kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan Kalimantan Barat 2023 dapat mendorong implementasi revitalisasi pelatihan vokasi, sehingga LKP yang ada di wilayah Kalimantan Barat dapat menjadi lembaga-lembaga yang dapat mencetak SDM Kalimantan Barat yang kompeten, produktif dan inovatif," tutupnya.(iza) Editor : Misbahul Munir S