Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Larangan Ekspor Bikin Tengkawang Tidak Lagi Dilirik

Siti • Rabu, 29 Maret 2023 | 19:14 WIB
Wakil Ketua Kadin Kalbar, Rudyzar Zaidar Mochtar
Wakil Ketua Kadin Kalbar, Rudyzar Zaidar Mochtar
PONTIANAK - Biji tengkawang memiliki pangsa pasar dunia yang cukup potensial. Sayangnya, aturan yang berlaku melarang komoditas ini untuk diekspor.

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalbar, Rudyzar Zaidar Mochtar mengatakan aturan yang berlaku saat ini terkesan membolehkan menebang pohon tengkawang, tetapi untuk ekspor biji pohon dilarang.

“Di belahan dunia manapun tidak ada aturan boleh tebang pohon, tetapi buahnya dilarang diekspor,” ungkapnya, Rabu (29/3).

Dalam Peraturan Menteri LHK Nomor P.106, tengkawang tidak termasuk jenis tumbuhan yang dilindungi. Namun dalam aturan Permendag No. 44/2012 tentang Barang Dilarang Ekspor, biji tengkawang termasuk barang yang dilarang. Hal ini menurutnya menimbulkan sebuah keanehan.

“Sehingga gairah orang untuk tengkawang ini menjadi jauh berkurang lantaran terbentur aturan,” ucapnya.

Kalbar menurutnya beruntung memiliki tengkawang yang sangat potensial pasarnya di dunia karena kandungan manfaat yang dimiliki oleh tanaman ini. Namun kebijakan yang ada justru merugikan petani karena belum banyak yang bisa mengolah biji tengkawang.

Alhasil, komoditas yang menjadi maskot Kalbar ini menjadi tidak menarik dan akhirnya ditebang. Larangan ekspor biji tengkawang ini menurutnya juga membuka peluang penyelundupan tangkai atau batang tengkawang.

“Orang jadi tidak mau membudidayakan tengkawang karena aturan tidak jelas. Pohonnya tidak dilindungi, buahnya malah dilarang diekspor,” ucapnya.

Dirinya berharap aturan larangan ekspor biji tengkawang dicabut agar komoditas ini kembali bergairah. Terlebih, pangsa pasar dunia terhadap biji tengkawang cukup potensial. Selain itu tak banyak negara yang memiliki potensi tengkawang seperti di Kalbar.

“Potensinya besar, dan banyak negara memerlukan tengkawang,” pungkasnya. (sti) Editor : Siti Sulbiyah
#Kadin Kalbar #Rudyzar Zaidar Mochtar #Tengkawang