Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pedagang Pasar Flamboyan Semakin Akrab Gunakan QRIS

Misbahul Munir S • Minggu, 28 Mei 2023 | 12:12 WIB
Pembeli sedang menggunakan pembayaran nontunai dengan QRIS di Pasar Flamboyan. (Syahriani Siregar/Pontianak Post)
Pembeli sedang menggunakan pembayaran nontunai dengan QRIS di Pasar Flamboyan. (Syahriani Siregar/Pontianak Post)

PONTIANAK - Sejak diperkenalkan sistem pembayaran Quick Response Code Indonesia Standar (QRIS) di Pasar Flamboyan tiga tahun lalu, kebutuhan akan transaksi nontunai masyarakat di pasar tradisional tercapai. Para pedagang pasar dari yang semula lima pedagang kini kurang lebih ada kurang lebih 12 pedagang.


Suasana paasar yang berada di Jalan Gajah Mada itu selalu penuh aktivitas di pagi hari. Berjajar pedagang sayur dan daging melayani pembeli yang tak henti silih berganti. Salah satunya Syahraji, penjual sayur.


Di lapak sayurnya terletak stiker QRIS untuk pembayaran. Tidak cukup satu stiker, bahkan Syahraji meletakkan dua stiker QRIS di lapak sayurnya. Sudah setahun ia menggunakan metode pembayaran di Pasar Flamboyan.




Photo
Photo
Pasar Flamboyan Pontianak menjadi sentra pasar tradisional yang bisa menggunakan QRIS. (Syahriani Siregar/Pontiank Post)

Ada arahan dari BRI untuk cara penggunaannya. Biasa saya ngecek pakai aplikasi BRIMo. Lebih mudah dan nyaman untuk cek. Kalau untuk ambil duit sesuai dengan kebutuhan, bisa tarik lewat ATM,” ujar Syahraji.


Hal yang menarik lainnya adanya bonus dalam transaksi. “Ada bonus 2 ribu setiap transaksi 100 ribu,” ujar Syahraji.




Photo
Photo
Suasana lapak Syahraji, pedagang sayur di Pasar Flamboyan yang sudah selaam setahun ini menggunakan QRIS. (Syahriani Siregar/Pontianak Post)

Tak hanya Syahraji, lapak ayam Ernawati juga memampang stiker QRIS. Sudah dua tahun ia menggunakan sistem pembayaran nontunai kepada pelanggannya. Stiker QRIS ia tempel di dinding dekat meja potong.


Menurut pengakuannya, dalam satu hari selalu ada pembeli yang menggunakan QRIS, walaupun tidak sebanyak penggunaan uang fisik.


Kalau akhir pekan penggunaan QRIS lebih banyak dari hari biasanya, bisa dua sampai tiga kali lipat,” ujar Ahmad, karyawan ayam potong Ernawati.


Sistem Pembayaran QRIS Meningkat


Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Barat Jeffrey Pakpahan mengatakan perkembangan digitalisasi sistem pembayaran menggunakan QRIS semakin meningkat seiring dengan upaya perluasan elektronifikasi sistem pembayaran di masyarakat, salah satunya pasar tradisional.


Hingga saat ini, jumlah merchant QRIS di Kalbar tercatat 250.772 merchants dengan didominasi usaha mikro. Sementara itu jumlah pengguna QRIS per Maret 2023 sebanyak 421.845 pengguna.


Kondisi ini menggambarkan akseptasi pembayaran digital semakin meningkat di masyarakat,” kata Jeffry saat Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) Tahun 2023 di Kalimantan Barat, Senin (8/5) siang. 


Jeffrey menambahkan pihaknya terus mensosialisasikan ke seluruh sektor termasuk pemerintahan, pendidikan, lembaga keagamaan, komunitas hingga pasar tradisional agar pembayaran digital menggunakan QRIS semakin meluas.


PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan, penggunaan QRIS BRI meningkat seribu persen bila dibandingkan periode tahun lalu. Direktur Jaringan dan Layanan BRI Andrijanto mengatakan bahwa hal ini menunjukkan penggunaan QRIS semakin diminati masyarakat karena lebih mudah dan cepat.


Penopang utama dalam kenaikan ini berasal dari transaksi merchant,” jelas Andrijanto.


Tak hanya dari segi kenyamanan dan kemudahan, Andrijanto menambahkan, BRI juga menjamin keamanan bagi nasabah selama bertransaksi. BRI telah melakukan verifikasi data sesuai SOP di antaranya mewajibkan pihak merchant melampirkan KTP yang langsung tervalidasi ke portal Dukcapil. Selanjutnya, perjanjian kerja sama wajib untuk ditandatangani pihak pemilik merchant. Hal ini guna mencegah adanya penyajian laporan keuangan palsu secara sengaja atau fraud QRIS. (sya)

Editor : Misbahul Munir S
#bri #pedagang pasar #flamboyan #QRIS