Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

BRI Salurkan KUR Rp564 Miliar di Pontianak Tahun Lalu

Administrator • Selasa, 30 Mei 2023 | 16:34 WIB
Khalid Danu Purnomo
Khalid Danu Purnomo
PONTIANAK - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan lebih dari setengah triliun rupiah untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kota Pontianak sepanjang tahun lalu.

"Tahun 2022, terdapat lebih 14.000 debitur dengan total plafon Rp564 miliar yang kami layani untuk program KUR," ujar Khalid Danu Purnomo selaku Manajer Bisnis Mikro BRI Pontianak, kemarin.

Angka tersebut, baik jumlah nasabah maupun plafon, menjadi salah satu yang terbesar di Kalimantan Barat.

Tahun lalu penyaluran KUR oleh BRI di provinsi ini tembus Rp2,6 triliun yang jumlah debitur lebih dari 66.000 orang. BRI sendiri, kata dia, menjadi kontributor utama dalam penyaluran KUR dengan porsi 70 persen dari alokasi KUR Nasional tahun 2022.

Sektor usaha yang dibiayai diantaranya pertanian, perikanan, industri pengolahan, konstruksi, pertambangan garam rakyat, pariwisata, jasa, dan perdagangan.

Namun di Pontianak, sektor perdagangan dan jasa menjadi yang paling dominan, dimana pinjaman tersebut digunakan untuk modal kerja debitur.

KUR merupakan pembiayaan kepada individu atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup.

Plafonnya dari di atas Rp1 juta sampai Rp500 juta, tergatung jenis produk KUR yang diambil. Adapun bunga sebesar 6 persen efektif per tahun.

Terkait percepatan digitalisasi bagi UMKM, pihaknya juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM.

Pihaknya juga terus menggencarkan sosialisasi kepada pelaku UMKM untuk melakukan transaksi dengan menggunakan scan barcode QRIS saat ini sudah bisa dilakukan dengan BRImo.

Pihaknya juga mengakomodasi nasabah yang bergerak di sektor jasa atau perdagangan online. Kata Khalid, di era digital ini banyak pula pelaku usaha yang tidak memiliki toko atau kios fisik alias bergelut total di penjualan online.

"Saat ini memang sudah era digital. Jadi salah satu pertimbangan kami juga adalah melihat aktivitas bisnis nasabah di e-commerce atau medsos. Selain tentu saja syarat administrasi lainnya. Apalagi sekarang pengajuan KUR juga bisa dilakukan secara online," pungkas Khalid. (ars) Editor : Administrator
#KUR Pontianak #BRI Pontianak