Di pabrik mini ini, Asnawati (53) menghabiskan waktunya selama 13 tahun untuk meracik olahan lidah buaya yang biasa kita temui di tempat oleh-oleh. Dengan pengalaman belasan tahunnya, Asnawati ingin berbagi tutorial membuat olahan lidah buaya untuk minuman. Berikut langkah-langkah yang biasa ia lakukan.
Pengupasan
Pengupasan lidah buaya adalah dengan melepaskan daging dari kulitnya. Dikatakan Asnawati, pengupasan lidah buaya harus dilakukan dengan hati-hati karena adanya duri di sekeliling pelepahnya.
Perendaman
Setelah dikupas, maka daging lidah buaya dapat dipotong-potong sesuai selera. Kemudian dimasukkan ke dalam wadah yang berisi air.
"Perendaman membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu selama dua malam dengan tujuan menghilangkan getahnya," jelas Asnawati.
Pencucian
Setelah didiamkan selama dua malam maka masuklah ke tahap pencucian. "Proses ini juga mesti diperhatikan betul, jangan sampai ada getah yang masih menempel di daging lidah buaya karena teksturnya yang menyerupai gel," sambung Asnawati.
Pemasakan
Proses pemasakan ini dilakukan oleh Desi (22), seorang pekerja muda di pabrik Hovera. Proses ini ada dua jenis yaitu memasak lidah buaya dan memasak air gula yang diperlukan untuk bahan campurannya.
"Proses masak yang pertama adalah memasak lidah buaya. Yang dibutuhkan hanya air. Begitu air mendidih masukkan daging lidah buaya yang sudah dicuci lalu rebus 5 menit saja. Kemudian angkat dan cuci kembali dengan air dingin," jelas Desi.
Sementara proses kedua adalah pemasakan air sirop. Air terlebih dahulu dimasak mendidih kemudian tuang gula dan sirop kemudian masak selama 15 menit.
Penuangan
Lidah buaya dan air sirop dituang ke dalam wadah dan dicampur bersamaan ke dalam plastik antipanas.
Pengepakan
Setelah semua telah dibungkus maka tahap terakhir adalah pengepakan, dilakukan dengan memasukkan lidah buaya ke dalam bungkus yang berlabel. (sya) Editor : Misbahul Munir S