Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Asosiasi Kratom Indonesia Bertemu dengan Sultan Pontianak Bahas Ekonomi Kalbar dan Isu Kebangsaan

Aristono Edi Kiswantoro • Kamis, 31 Oktober 2024 | 20:15 WIB
Pertemuan AKI dengan Sultan Pontianak.
Pertemuan AKI dengan Sultan Pontianak.
 
PONTIANAK – Pengurus Asosiasi Kratom Indonesia (AKI) baru-baru ini bertemu dengan Sultan Pontianak, Syarif Melvin Alkadri, yang juga merupakan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia dari Kalimantan Barat.
 
Pertemuan ini membahas isu-isu strategis seputar kondisi ekonomi Kalimantan Barat, khususnya terkait industri kratom yang kini menjadi salah satu komoditas unggulan provinsi tersebut, serta isu-isu kebangsaan yang relevan bagi masyarakat lokal.
 
Dalam acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, Ketua AKI, Franky Kaungang, menerima sambutan istimewa dari Sultan Pontianak. 
 
Acara tersebut diadakan sebagai bagian dari perayaan syukuran atas pengangkatan Sultan Pontianak sebagai anggota DPD RI, yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Kalimantan Barat melalui peran beliau sebagai wakil daerah di tingkat nasional.
 
Franky hadir dalam acara tersebut bersama jajaran pimpinan AKI lainnya, yaitu Wakil Ketua I Budimansyah dan Wakil Ketua II Rudyzar Zaidar Mochtar.
 
Ketiga tokoh AKI ini hadir dengan harapan bisa menyampaikan aspirasi para petani dan pelaku industri kratom di Kalimantan Barat.
 
Sultan Pontianak, Syarif Melvin Alkadri, mengutarakan pandangannya mengenai pentingnya dukungan terhadap pengembangan sektor ekonomi berbasis komoditas lokal, seperti kratom, yang memiliki potensi besar untuk memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. 
 
Menurut dia, kehadiran kratom sebagai komoditas unggulan perlu diimbangi dengan kebijakan yang mendukung keberlanjutan dan kesejahteraan petani lokal, terutama mengingat pasar kratom yang kian berkembang baik di dalam maupun luar negeri.
 
"Kami di DPD RI siap untuk mendukung upaya-upaya yang akan memperkuat industri kratom di Kalimantan Barat. Ini adalah komoditas dengan potensi besar yang dapat mengangkat ekonomi masyarakat kita," ungkap Sultan Pontianak.
 
Ketua AKI, Franky Kaungang, menyampaikan apresiasi atas perhatian Sultan Pontianak terhadap kratom dan berharap dukungan beliau di DPD dapat membuka jalan bagi perkembangan industri ini. 
 
Dalam pertemuan tersebut, Franky memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi para pelaku industri kratom di lapangan, termasuk permasalahan regulasi, persaingan pasar, serta aspek keberlanjutan. 
 
Franky menekankan pentingnya dukungan dari Sultan Pontianak untuk membantu industri kratom menghadapi tantangan di berbagai aspek. 
 
“Kami berharap dengan adanya dukungan dari Sultan Pontianak, industri kratom di Kalimantan Barat dapat tumbuh lebih pesat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Dukungan ini sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi regulasi, pemasaran, hingga persaingan pasar internasional,” ujar Franky.
 
Budimansyah dan Rudyzar Zaidar Mochtar, sebagai Wakil Ketua I dan II AKI, juga turut menyampaikan pandangan mereka mengenai pentingnya kerjasama antara pemerintah dan pelaku industri untuk menghadapi berbagai isu nasional dan internasional terkait kratom. 
 
Mereka berharap adanya inisiatif untuk mengadakan pelatihan serta pendampingan bagi petani kratom, sehingga produk yang dihasilkan dapat memenuhi standar kualitas internasional dan bersaing di pasar global.
 
Pertemuan ini bukan hanya membahas aspek ekonomi, namun juga mengangkat isu-isu kebangsaan yang memengaruhi masyarakat Kalimantan Barat, terutama mengenai pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menghadapi tantangan-tantangan pembangunan.
 
Sultan Pontianak menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, tokoh adat, serta organisasi masyarakat untuk memajukan daerah tanpa mengesampingkan nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.
 
"Kita harus bersatu dalam upaya memajukan Kalimantan Barat, terutama dalam menghadapi tantangan global yang membutuhkan kerjasama lintas sektor," tutur Sultan Pontianak.
 
Pertemuan yang berlangsung produktif ini menandai awal dari kolaborasi yang lebih erat antara Asosiasi Kratom Indonesia dan pihak kerajaan Pontianak serta perwakilan daerah di DPD. 
 
Para pihak berharap sinergi ini dapat menjadi landasan untuk mendukung industri kratom dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat secara berkelanjutan. 
 
Dengan adanya pertemuan ini, AKI dan Sultan Pontianak optimis bahwa langkah-langkah konkret dapat segera diambil untuk mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif di Kalimantan Barat, sembari tetap menjaga identitas budaya dan nilai-nilai kebangsaan yang telah mengakar dalam masyarakat setempat. (ars)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Asosiasi #kratom #sultan pontianak #AKI