PONTIANAK POST – Sebagai bentuk komitmen terhadap dunia pendidikan, PT Epson Indonesia melalui program Epson Goes to School (EGTS) menyalurkan bantuan kepada empat sekolah di Pontianak, yaitu MIS Al Raudhatul Islamiyah, MIS Darul Huda, MIS Al Mujtahid, dan MIS Al Ihsan.
Bantuan yang diberikan mencakup alat tulis, printer, dan proyektor guna mendukung peningkatan mutu proses belajar mengajar.
Eko H Hastuti (Erien), Head of HR GA & Facility Management Epson Indonesia, menjelaskan bahwa Epson Indonesia terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan melalui pemanfaatan teknologi.
"Produk Epson seperti printer dan proyektor memiliki peran penting dalam dunia pendidikan. Melalui EGTS, kami berharap perangkat ini dapat langsung dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah penerima bantuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran," ujar Erien.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program CSR Epson Indonesia di Kalimantan Barat pada 27-28 Februari 2025, yang mencakup penanaman pohon bekerja sama dengan Universitas Tanjungpura (Untan).
EGTS sendiri telah diperkenalkan sejak 2010, bertepatan dengan peluncuran printer Epson seri L100 dan L200, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan di Indonesia.
Selain sektor pendidikan dan lingkungan, Epson Indonesia juga berkomitmen dalam bidang kesehatan melalui berbagai program sosial, termasuk kegiatan donor darah di sekolah-sekolah.
"Melalui berbagai inisiatif CSR, kami ingin mempertegas peran Epson sebagai perusahaan yang peduli terhadap pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat," tambah Erien.
Tahun ini, program CSR Epson Indonesia berfokus di wilayah Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatera, dengan Pontianak menjadi salah satu kota yang dipilih. Pemilihan sekolah penerima bantuan didasarkan pada masukan dari perwakilan Epson di Kalbar serta mitra bisnis lokal.
Sebagai perusahaan yang telah hadir di Indonesia selama 24 tahun, Epson berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi teknologi berkelanjutan serta kontribusi sosial yang berdampak positif bagi masyarakat. (mrd)
Editor : Miftahul Khair