Pebalap Astra Honda Tampil Impresif di ATC Buriram, Sempat Pimpin Balapan
Aristono Edi Kiswantoro• Rabu, 5 Maret 2025 | 13:45 WIB
IATC 2025
JAKARTA – Para pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) menunjukkan performa impresif di putaran pertama Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2025. Meski memulai balapan dari luar 10 besar, M Badly Ayatullah berhasil melesat ke posisi terdepan sebelum mengalami insiden terjatuh.
Sementara itu, Nelson Cairoli Ardheniansyah mampu mengamankan posisi ketujuh dalam klasemen sementara setelah bersaing ketat di lintasan Chang International Circuit, Buriram, Thailand, pada 1-2 Maret 2025.
Pada race pertama, Sabtu (1/3/25), balapan sempat mengalami gangguan akibat insiden red flag. Keempat pebalap binaan AHM—Badly, Nelson, Alvaro Hetta Mahendra, dan Davino Britani—memulai balapan dari posisi yang cukup menantang.
Badly start dari urutan ke-11, Nelson ke-12, Alvaro ke-14, dan Davino ke-15. Sayangnya, baru memasuki lap pertama, kecelakaan yang melibatkan empat pebalap, termasuk Davino dan Alvaro, membuat balapan harus dihentikan sementara. Setelah penundaan 30 menit, balapan kembali berlangsung dengan format yang dipangkas menjadi 10 lap.
Badly yang berasal dari Lambarese, Sulawesi Selatan, tampil agresif dan berhasil menembus lima besar sebelum akhirnya menyelesaikan balapan di posisi keenam. Sementara itu, Nelson juga menunjukkan konsistensinya dengan finis di posisi kedelapan.
Pertarungan Sengit di Race Kedua
Balapan kedua yang berlangsung pada Minggu (2/3/25) menyajikan aksi yang lebih intens. Mengendarai Honda NSF250R, Badly langsung melesat ke barisan depan dan memimpin jalannya balapan. Persaingan di zona podium berlangsung ketat, dengan aksi saling salip yang terjadi hampir di setiap lap.
Di lap kedua, Davino mengalami crash di tikungan ketiga tetapi masih mampu melanjutkan balapan. Sementara itu, Nelson dan Alvaro harus menghadapi tantangan besar di kelompok 10 besar. Sayangnya, Davino kembali mengalami kendala pada motornya setelah insiden sebelumnya dan harus mengakhiri balapan lebih awal.
Menjelang dua lap terakhir, Badly yang tampil maksimal dalam mempertahankan posisinya harus menerima kenyataan pahit akibat mengalami low side, sehingga peluang podium yang sudah di depan mata pun sirna. Nelson akhirnya finis di posisi ketujuh, sementara Alvaro menyelesaikan balapan di posisi ke-16.
Evaluasi dan Optimisme ke Depan
Badly mengakui bahwa dirinya tampil percaya diri di Thailand meskipun hasil kualifikasi kurang memuaskan.
"Saya yakin bisa bersaing di grup terdepan. Sayangnya, pada race pertama, saya melakukan kesalahan kecil di tikungan terakhir, sehingga kehilangan peluang naik podium. Di race kedua, saya sudah berada di posisi pertama, tapi mengalami low side yang membuat kemenangan melayang. Saya akan berusaha lebih baik lagi di seri berikutnya," ujar Badly.
Dari hasil dua balapan ini, Nelson mengoleksi 18 poin dan menempati peringkat ketujuh dalam klasemen sementara, sementara Badly mengumpulkan 10 poin di posisi ke-11.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menyatakan bahwa performa para pebalap muda ini mencerminkan semangat pantang menyerah serta mental juara yang terus diasah dalam program pembinaan Astra Honda Racing Team.
Dengan hasil yang telah diraih di putaran pertama, para pebalap binaan AHM siap menghadapi seri berikutnya dengan motivasi lebih tinggi dan strategi yang lebih matang. (ars)